Gelar Jumpa Pers, BPS Sampaikan Pertumbuhan Ekonomi NTT Triwulan I-2024

Kegiatan jumpa pers yang berlangsung di aula lantai II Kantor BPS Provinsi NTT, Senin (06/05/2024). Dok : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

NTT AKTUAL. KUPANG. Badan Pusat Statistik Provinsi NTT (BPS NTT) menggelar kegiatan jumpa pers yang berlangsung di Aula lantai II Kantor BPS NTT, Senin (06/05/2024).

Dalam kegiatan jumpa pers ini salah satu topik yang disampaikan oleh BPS NTT yakni Pertumbuhan Ekonomi NTT Triwulan I-2024. Kegiatan jumpa pers ini dihadiri Kepala BPS Provinsi NTT Matamira B.Kale, S.Si.,M.Si, Plt. Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda provinsi NTT Drs. Alexander B. Koroh, M.PM.

Bacaan Lainnya
Kegiatan jumpa pers yang berlangsung di aula lantai II Kantor BPS Provinsi NTT, Senin (06/05/2024). Dok : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

Pada kesempatan ini Kepala BPS Provinsi NTT, Matamira B.Kale, S.Si.,M.Si mengatakan Perekonomian Nusa Tenggara Timur (NTT) berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku Triwulan I-2024 mencapai Rp 32,02 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 18,40 triliun. 

Ekonomi NTT Triwulan I-2024 tumbuh sebesar 3,61 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023 (y-on-y). Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Pengadaan Listrik dan Gas yaitu sebesar 15,22 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 20,31 persen, jelasnya.

“Bila dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (q-to-q), ekonomi NTT pada Triwulan I-2024 mengalami kontraksi sebesar 6,64 persen. Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha Industri Pengolahan sebesar 6,65 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit Yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) mengalami pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 3,14 persen,” ujar Matamira.

Struktur Ekonomi NTT pada Triwulan I-2024 masih didominasi oleh lapangan usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan dengan kontribusi sebesar 28,88 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran masih didominasi Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) yaitu sebesar 68,13 persen, tandasnya.

Dikesempatan yang saat ditemui Wartawan, Plt. Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda provinsi NTT Drs. Alexander B. Koroh, M.PM mengatakan kegiatan jumpa pers seperti ini sangat baik 

“Kegiatan jumpa pers ini sangat baik karena rilis-rilis yang disampaikan oleh BPS dapat menjadi acuan bagi pemerintah baik pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota guna mengambil berbagai kebijakan publik di setiap instansi atau Dinas yang ada,” pungkasnya. (*/NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata 

Pos terkait