Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, ILO dan OJK Berencana Kembangkan Rumput Laut di Sumba Timur

NTT AKTUAL. KUPANG. Dalam rangka untuk lebih meningkatkan perekonomian masyarakat, International Labour Organization (ILO) melalui bidang pemberdayaan masyarakat dan Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berencana mengembangkan komoditi rumput laut di Kabupaten Sumba Timur.

Hal tersebut disampaikan Kepala OJK Provinsi NTT, Yan Jimmy Hendrik Simarmata pada kegiatan Media Gathering bersama Wartawan, Jumat (10/Juli/2026).

Bacaan Lainnya

Yan Jimmy Hendrik menambahkan dalam hal pengembangan komoditi rumput laut nantinya di Kabupaten Sumba Timur akan menggandeng pula pihak perbankan.

“Diharapkan lewat rencana strategis ini pada akhirnya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat lewat rumput laut,” ujarnya.

Kepala OJK Provinsi NTT, Yan Jimmy Hendrik Simarmata (tengah) saat menyampaikan rencana pengembangan rumput laut di Sumba Timur kepada Wartawan pada kegiatan Media Briefing yang berlangsung di My Kopi O Resto Kupang, Jumat (10/Juli/2026). Dok : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

Selain itu guna lebih meningkatkan kolaborasi pengembangan rumput tersebut, akan di gandeng pula Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), jelas Yan Jimmy Hendrik.

Rumput Laut ini banyak manfaat nya dan untuk itu langkah ini pengembangan ini diharapkan bisa terwujud dengan baik, tambahnya.

“Dan diharapkan dapat berjalan dengan baik sehingga pada akhirnya, bisa menjadi contoh untuk daerah lain dalam aspek pengembangan komoditi rumput laut dan juga pemberdayaan ekonomi masyarakat,” katanya.

OJK juga memberikan edukasi dan literasi keuangan kepada para petani rumput agar pada akhirnya disaat panen mereka bisa menggunakan uang yang diperoleh dengan sebaik-baiknya, tandasnya.

Dikesemptan yang sama, Project Officer ILO Yanis Saputra mengatakan rencana pengembangan komoditi rumput laut di Kabupaten Sumba Timur nantinya akan berada di Kaliuda Tambora.

“Tujuan dari pengembangan rumput laut ini adalah untuk menguatkan komoditi rumput laut di Sumba Timur,” ucapnya.

Sementara itu, terkait dengan bibit rumput laut saat ini pihaknya sementara berkorrdinasi dengan PT Astil, jelasnya. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Pos terkait