Menuju Kota Kupang Tangguh Bencana, BPBD Buat Inovasi ‘SiPERI Tangguh’

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Kupang, Elsje W.A.Sjioen,S.Sos.,Msi. Dokumentasi : Nataniel Pekaata/NttAktual.net

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan meluncurkan inovasi untuk aksi perubahan kinerja organisasi lewat aplikasi “SiPERI TANGGUH” (Sistem PEnilaian mandiRI keTANGGUHan). Aplikasi ini digagas oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Kupang, Elsje W.A.Sjioen,S.Sos.,Msi.

Elsje Sjioen kepada Media ini Kamis (05/Desember/2024) mengatakan Ketangguhan Kota (disebut juga ketahanan kota),  didefinisikan sebagai ukuran kemampuan sistem kota beserta penduduknya dalam menjaga kelangsungannya sekaligus beradaptasi dan mengembangkan diri untuk mencapai keberlanjutan. 

Bacaan Lainnya
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Kupang, Elsje W.A.Sjioen,S.Sos.,Msi. Dokumentasi : Nataniel Pekaata/NttAktual.net

“Kota tangguh adalah kota yang menilai, merencanakan, dan bertindak untuk kesiapsiagaan, penanganan bencana, dan pemulihan pasca bencana secara tepat waktu dan efisien  sambil tetap mempertahankan struktur-struktur dan fungsi-fungsi dasarnya,” ujarnya.

Menyikapi hal tersebut maka Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Kupang menginisiasi dengan membangun sebuah aplikasi berbasis web yang diberi nama ‘SiPERI TANGGUH’, jelas Elsje.

Dengan adanya “SiPERI TANGGUH”, proses penilaian ketangguhan yang dilaksanakan secara manual oleh BPBD dapat dilakukan secara mandiri oleh pihak-pihak terkait yang menjadi obyek penilaian, dilakukan minimal sekali dalam setahun dengan mengisi instrument / tools penilaian sesuai aspek ketangguhan yang dinilai, dengan menu pilihan :

  1. SiPERI TANGGUH Sekolah/Madrasah (untuk Program/Kegiatan Satuan Pendidikan Aman Bencana – SPAB)
  2. SiPERI TANGGUH Rumah Sakit/Klinik?Puskesmas (untuk Program Kegiatan Rumah Sakit/Puskesmas Aman Bencana – RSAB)
  3. SiPERI TANGGUH Kecamatan (untuk Program Kecamatan Tangguh Bencana – KENCANA)
  4. SiPERI TANGGUH Kelurahan (untuk Program/Kegiatan Kelurahan Tangguh Bencana – KELTANA)
  5. SiPERI TANGGUH Keluarga (untuk Program/Kegiatan Keluarga Tangguh Bencana – KATANA).

Adapun manfaat dengan adanya SiPERI TANGGUH adalah dengan melakukan penilaian secara mandiri maka hasil penilaian yang diperoleh lebih akurat. Proses penilaian berbasis digital sehingga hasil yang didapat lebih banyak karena bisa dilaksanakan bersamaan dalam waktu yang sama oleh obyek yang berbeda, tutup Elsje. (NA)

Pos terkait