Inovasi Kecamatan Maulafa Berhasil Turunkan Angka Stunting

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Kecamatan Maulafa Kota Kupang sangat responsif terhadap kesehatan masyarakat, salah satunya yakni lewat inovasi dan terobosan – terobosan guna menurunkan angka Stunting.

Inovasi yang di lakukan Kecamatan Maulafa Kota Kupang dalam rangka mempercepat penurunan stunting pada akhirnya berhasil yang dimana berdasarkan data ePPGBM Februari 2024 Kecamatan Maulafa dengan prevalensi stunting 22.0 ℅ dan sampai dengan Oktober 2024 turun menjadi 19.5 ℅.

Bacaan Lainnya

Camat Maulafa, Matheus A.B.H Da Costa S.Sos.,M.Si, kepada Media ini Kamis (05/Desember/2024) mengatakan dalam rangka mempercepat penurunan stunting di Kecamatan Maulafa maka ada beberapa inovasi yg dibuat oleh Kecamatan Maulafa dan UPT Dinas PPKB Kecamatan Maulafa dan Puskesmas Sikumana serta Penfui antara lain Penguatan penggerakan Penimbangan  Baduta sampai tingkat RT/RW (dengan slogan Ayo Ke Posyandu).

Camat Maulafa, Matheus A.B.H Da Costa S.Sos.,M.Si

“Selain itu terobosan lainnya yakni Penguatan Pembekalan Kader Posyandu dan Kader TPK (Tim Pendamping Keluarga) disetiap Kelurahan dalam wilayah Kecamatan Maulafa dan memastikan Alat Ukur Antrometri disetiap Posyandu Balita selalu siap pakai,” ujarnya.

Tidak hanya itu inovasi lainnya guna menurunkan angka Stunting adalah membentuk Orang Tua Asuh pendamping anak-anak stunting serta aktif melakukan Minilokakarya Tingkat Kecamatan lintas sektor, jelas Camat Maulafa.

“Tujuan diadakannya Minilokakarya ini  untuk membahas faktor-faktor penghambat dalam upaya penurunan stunting sekaligus melakukan monitoring dan evaluasi progres Penurunan Stunting,” ucapnya.

Lewat berbagai inovasi ini Kecamatan Maulafa mampu menurunkan angka Stunting yakni berdasarkan data ePPGBM Februari 2024 kecamatan Maulafa dengan prevalensi stunting 22.0 ℅ dan sampai dengan Oktober 2024 turun menjadi 19.5 ℅, jelasnya. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata 

Pos terkait