GAMKI NTT Dinobatkan sebagai DPD Berprestasi Nomor 1 Nasional, DPC Alor Raih Juara 2

NTT AKTUAL. KOTAMOBAGU. Kerja nyata yang konsisten selama satu tahun akhirnya mengantar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Nusa Tenggara Timur (NTT) meraih predikat DPD Berprestasi Nomor 1 tingkat nasional.

Penghargaan tersebut diumumkan dalam rangkaian ibadah syukur Dies Natalis GAMKI tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang berlangsung di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, Senin (27/April/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam kategori DPD Berprestasi, GAMKI NTT berhasil menempati posisi teratas, disusul:
Juara 2: Maluku
Juara 3: Sumatera Utara
Juara Favorit: Sulawesi Selatan

Tak hanya itu, capaian membanggakan juga datang dari tingkat cabang. DPC GAMKI Alor berhasil meraih Juara 2 nasional dalam kategori DPC Berprestasi, di bawah Salatiga, serta di atas Medan dan Cimahi sebagai juara favorit.

Ketua DPD GAMKI NTT, Winston Neil Rondo, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut dan menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh kader.

โ€œPuji Tuhan Yesus, ini kerja keras kita semua. Terima kasih banyak untuk seluruh pengurus DPD. Ini bukan kerja satu dua orang, tapi kerja bersama,โ€ ujarnya.

Ia juga mengapresiasi capaian DPC GAMKI Alor sebagai bukti bahwa kekuatan organisasi bertumpu pada kerja nyata di tingkat cabang.

โ€œDPC Alor juga hebat, mereka juara dua. Ini menunjukkan bahwa cabang benar-benar hidup dan bekerja,โ€ tambahnya.

๐——๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐——๐—ถ๐˜€๐—ธ๐˜‚๐˜€๐—ถ ๐—ธ๐—ฒ ๐—”๐—ธ๐˜€๐—ถ ๐—ก๐˜†๐—ฎ๐˜๐—ฎ

Selama satu tahun terakhir, GAMKI NTT mendorong transformasi organisasi dari yang semula berbasis diskursus menjadi gerakan yang berorientasi pada aksi nyata di tengah masyarakat.

Sejumlah program strategis yang dijalankan antara lain:

– Pembentukan BRIGSENA (Brigade Serbaguna) dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk aksi kebencanaan

– Pelaksanaan Diklat SAR sebagai penguatan kapasitas relawan

– Sekolah Demokrasi Pemuda Gereja untuk kaderisasi politik beretika

– Sekolah Event Organizer & Wedding Organizer untuk mendorong ekonomi kreatif pemuda

– Pembentukan LBH GAMKI NTT sebagai advokasi hukum bagi masyarakat kecil

– Pengembangan Koperasi Ora et Labora sebagai basis kemandirian ekonomi

– Gerakan tanam air dan tanam pohon di seluruh NTT

Program-program tersebut dirancang tidak berhenti pada konsep, tetapi dijalankan langsung di tengah masyarakat sebagai respons atas berbagai persoalan seperti stunting, kekerasan terhadap perempuan dan anak, krisis air, hingga kesehatan mental.

๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐˜‚๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป ๐—–๐—ฎ๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ ๐—ž๐˜‚๐—ป๐—ฐ๐—ถ

Selain program, penguatan struktur organisasi juga menjadi fokus utama. Dalam satu tahun, GAMKI NTT berhasil membentuk 14 cabang dari target 22 kabupaten/kota di seluruh NTT.

Khusus wilayah Floresโ€“Lembataโ€“Alor, telah terbentuk 5 cabang aktif, yang menjadi basis gerakan di tingkat akar rumput.

Model ini menegaskan bahwa kekuatan organisasi tidak ditentukan di tingkat provinsi, melainkan pada sejauh mana cabang mampu menghadirkan dampak nyata.

๐——๐—ฃ๐—– ๐—”๐—น๐—ผ๐—ฟ ๐—ง๐˜‚๐—ป๐—ท๐˜‚๐—ธ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ž๐—ถ๐—ป๐—ฒ๐—ฟ๐—ท๐—ฎ ๐—ก๐˜†๐—ฎ๐˜๐—ฎ

Keberhasilan DPC GAMKI Alor meraih Juara 2 nasional menjadi refleksi dari kerja organisasi yang berjalan efektif di tingkat lokal.

DPC Alor dinilai aktif dalam:

– Konsolidasi dan kaderisasi organisasi

– Keterlibatan dalam isu sosial kemasyarakatan

– Kolaborasi dengan gereja dan pemerintah daerah

– Respons terhadap kebutuhan riil masyarakat

Capaian ini menunjukkan bahwa arah baru GAMKI benar-benar dihidupi hingga ke tingkat cabang.

๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ต๐—ฎ๐—ฟ๐—ด๐—ฎ๐—ฎ๐—ป ๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐˜€ ๐—ž๐—ฒ๐—ฟ๐—ท๐—ฎ, ๐—•๐˜‚๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฆ๐—ฒ๐—ธ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ ๐—ฆ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฒ๐—บ๐—ผ๐—ป๐—ถ

Penghargaan ini menjadi pengakuan bahwa GAMKI NTT telah melampaui pola lama organisasi yang berhenti pada diskusi dan seremoni.

Kini, GAMKI hadir sebagai gerakan yang bekerja, melayani, dan memberi solusi nyata.
Capaian ini sekaligus menjadi pesan bahwa organisasi kepemudaan tetap relevan, selama mampu menjawab persoalan masyarakat dengan tindakan nyata. (**)

Pos terkait