NTT AKTUAL. KUPANG. Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar sosialisasi dan pengarahan intensif bagi pengawas Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 di Aula Rektorat, Jumat (17/April/2026). Langkah strategis ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ujian skala nasional tersebut berjalan optimal, transparan, dan memenuhi standar pelayanan profesional.
Kegiatan ini melibatkan seluruh jajaran pengawas dan pimpinan unit kerja yang bertanggung jawab dalam pendampingan teknis di ruang ujian. Selain membedah prosedur operasional standar (SOP), para petugas dibekali protokol penanganan kendala darurat serta penguatan integritas guna mencegah potensi kecurangan selama ujian berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia.
Standar Nasional dan Tanggung Jawab Profesional
Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., dalam arahannya yang dilakukan secara daring, menekankan bahwa status UTBK sebagai seleksi tingkat nasional menuntut akuntabilitas yang tinggi dari setiap personel. Kualitas layanan kepada para calon mahasiswa harus menjadi prioritas utama guna menjaga reputasi institusi dan keadilan seleksi.
“Ini adalah mandat nasional yang menyangkut masa depan calon mahasiswa. Kita harus memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar tinggi dan penuh rasa tanggung jawab. Profesionalisme pengawas adalah kunci integritas ujian ini,” tegas Prof. Jefri.
Sinkronisasi Teknis dan Koordinasi Lapangan
Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha, M.Si., menyatakan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi antara pengawas dan teknisi. Menurutnya, pemahaman yang seragam terhadap tugas dan fungsi masing-masing akan meminimalisasi risiko kesalahan teknis di lapangan.
“Koordinasi yang solid dan ketelitian petugas adalah faktor utama kelancaran UTBK. Kami ingin seluruh pengawas benar-benar memahami peran mereka, sehingga ujian dapat berlangsung tertib dan sesuai prosedur yang ditetapkan pusat,” jelas Prof. Annytha.
Komitmen Ujian yang Akuntabel
Selain kesiapan teknis, aspek pengawasan ketat menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut. Para pengawas diingatkan untuk bertindak tegas namun humanis dalam menegakkan tata tertib ruang ujian. Hal ini dilakukan demi menciptakan ekosistem seleksi yang adil bagi seluruh peserta.
Dengan matangnya persiapan di tingkat pengawas ini, Undana menyatakan kesiapannya dalam menyelenggarakan UTBK-SNBT 2026 yang akuntabel dan berintegritas. Sinergi seluruh panitia diharapkan mampu memberikan pengalaman ujian yang aman dan berkualitas bagi calon intelektual muda Indonesia. (*Undana)





