Wali Kota Kupang Rayakan HUT IGTKI, Tegaskan Peran Guru Menentukan Masa Depan Kota

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan mewarnai perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Kupang yang ditandai dengan kegiatan jalan santai dan pemotongan tumpeng di Lapangan Upacara Kantor Wali Kota Kupang, Kamis (4/Juni/2026) sore.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua IGTKI Kota Kupang, Mandasia Samsudin, Ketua PGRI Kota Kupang, Apolonia Dethan, para kepala sekolah TK, serta ratusan guru TK dari berbagai wilayah di Kota Kupang.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Ketua TP PKK Kota Kupang sekaligus Bunda PAUD, dr. Widya Cahya, menyambut langsung rombongan kepala sekolah dan guru TK se-Kota Kupang yang tiba di garis finis setelah berjalan santai dari Rumah Jabatan Wali Kota Kupang.

Momentum tersebut menjadi lebih istimewa ketika Wali Kota secara khusus menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada para guru TK yang dinilainya telah mengambil bagian penting dalam perjalanan panjang pembangunan Kota Kupang selama 140 tahun.

“Kota Kupang baru saja berulang tahun ke-140. Ini bukan perjalanan yang singkat. Banyak pengorbanan, cinta, kesetiaan, kerja keras, dan keringat yang telah diberikan untuk membawa kota ini sampai pada titik sekarang. Dan saya percaya, para guru TK adalah bagian penting dari perjalanan itu karena merekalah yang membentuk generasi penerus Kota Kupang,” ungkapnya.

Di hadapan para guru dan kepala sekolah anggota IGTKI Kota Kupang, Wali Kota menegaskan bahwa guru TK bukan sekadar pengajar, melainkan sosok yang menanamkan fondasi karakter, nilai-nilai kehidupan, dan semangat belajar sejak usia dini.

Menurutnya, keberhasilan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas generasi yang dipersiapkan sejak masa kanak-kanak. “Karena Bapak dan Ibu Guru, kita memiliki generasi yang cerdas, berkualitas, dan berkarakter. Kita ingin anak-anak Kota Kupang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki hati yang tulus, peduli terhadap sesama, dan mampu menjadi manusia yang bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Dalam suasana santai dan penuh canda, Wali Kota juga mengajak seluruh guru untuk memaknai kegiatan jalan sehat sebagai simbol pentingnya kebersamaan dalam membangun masa depan pendidikan.

Ia mengutip filosofi yang sering digunakannya dalam berbagai kesempatan, bahwa perjalanan panjang hanya dapat ditempuh melalui kerja sama dan kolaborasi. “Kalau mau berjalan cepat, kita bisa berjalan sendiri. Tetapi kalau mau berjalan jauh, kita harus berjalan bersama-sama. Pendidikan juga demikian. Pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat harus bergandengan tangan agar anak-anak kita sampai pada masa depan yang lebih baik,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan profesi guru TK, Wali Kota menyatakan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk terus mendukung berbagai kegiatan IGTKI ke depan, termasuk pengembangan kapasitas guru dan kegiatan-kegiatan yang memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini.

Ia bahkan mendorong agar perayaan HUT IGTKI tahun mendatang dapat dikemas lebih besar dan lebih meriah dengan melibatkan lebih banyak unsur kreativitas, kebersamaan, dan partisipasi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia, Febriana Margaretha, menjelaskan bahwa kegiatan jalan santai merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT IGTKI yang sebenarnya jatuh pada 23 Mei lalu, namun baru dapat dirayakan karena bertepatan dengan masa libur.

Menurutnya, sebelum kegiatan puncak ini, IGTKI Kota Kupang telah menyelenggarakan berbagai kegiatan Gebyar Anak di tingkat kecamatan. Dalam waktu dekat, organisasi tersebut juga akan menggelar workshop dan lomba micro teaching sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi guru.

Dengan semangat kebersamaan yang terbangun dalam perayaan tersebut, HUT IGTKI tahun ini menjadi pengingat bahwa para guru TK bukan hanya pendidik di ruang kelas, melainkan penjaga mimpi dan penanam harapan bagi masa depan generasi Kota Kupang. (*PKP)

Pos terkait