Menyongsong HAN 2024, DP3A Kota Kupang dan PKBI NTT Gelar Konferda

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Dalam rangka menyongsong peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2024, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kupang berkolaborasi dengan PKBI Provinsi NTT menyelenggarakan kegiatan Konferensi Anak Daerah (Konferda) Tingkat Kota Kupang.

Kegiatan Konferda Tingkat Kota Kupang Tahun 2024 yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Selasa 2 Juli 2024 ini dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kupang, Imelda P. Manafe, S.H.,M.Hum.

Bacaan Lainnya

Hadir selaku narasumber pada kegiatan ini yaitu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si dan Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak pada DP3A Kota Kupang. 

Dalam sambutannya Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kupang, Imelda P. Manafe, S.H.,M.Hum, mengatakan kegiatan Konferda ini sebagai momentum bagi anak untuk memberikan pandangan, aspirasi serta kreasinya terkait dengan kondisi riil kehidupan anak di Kota Kupang saat ini. 

Keluaran dari kegiatan adalah dapat dirumuskannya 10 suara anak, terpilihnya Duta Anak Tingkat Kota Kupang Tahun 2024 serta terpilihnya Ketua Forum Anak Kota Kupang Periode 2024 – 2026, jelas Imelda.

“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada PKBI Provinsi NTT yang telah banyak berkolaborasi dengan Dinas P3A Kota Kupang terkait dengan isu-isu perlindungan dan pemenuhan hak anak. Sudah 2 tahun berturut-turut yakni pada tahun 2023 dan 2024 ini, PKBI Provinsi NTT men-support penuh pelaksanaan kegiatan Konferensi Anak Daerah (Konferda), juga pelaksanaan Puncak Hari Anak Nasional (HAN). Kiranya kolaborasi ini akan terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Pada kesempatan ini Plt. Kepala DP3A Kota Kupang juga mengatakan Negara menjamin setiap warga Negaranya, termasuk anak untuk menyampaikan pendapatnya. Oleh karena itu, pelaksanaan Konferda yang dilaksanakan rutin setiap tahun ini sebagai kesempatan yang sangat berharga untuk anak Indonesia di daerah untuk menyampaikan aspirasinya. “Agar aspirasi kita dapat didengar dan ditindaklanjuti, maka aspirasi tersebut harus disampaikan baik secara langsung maupun tidak langsung melalui media teknologi informasi, kepada pihak yang tepat, waktu dan tempat yang tepat, serta dengan cara/metode yang tepat,” kata Imelda.

Kepada anak-anak dirinya berpesan agar bijak menggunakan media sosial di tengah perkembangan teknologi informasi yang berkembang amat pesat saat ini. Aspirasi atau kritik sekalipun harus disampaikan secara santun dan menjunjung tinggi etika, harus berbasiskan data, tidak berdasarkan asumsi, dan yang terpenting adalah kritik tersebut tidak menghina pribadi orang lain atau lembaga tertentu, pungkasnya.

Dikesempatan yang sama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si, saat ditemui Wartawan mengatakan dirinya memberikan apresiasi kepada anak-anak Kota Kupang yang mengikuti kegiatan ini dan semoga anak-anak ini bisa memberikan imbasan yang positif kepada anak-anak lain di luar sana. 

Pada prinsipnya pemerintah ada untuk memastikan seluruh anak dapat mendapatkan hak-haknya di Kota Kupang termasuk di dalamnya ada hak terhadap kesehatan, hak hidup, hak asasi dan hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan pemerintah Kota Kupang sudah melakukan hal tersebut termasuk bagi anak-anak yang inklusi, jelas Dumuliahi.

Menjelang Hari Anak Nasional (HAN) 2024 ini dirinya berpesan agar anak-anak dapat selalu memahami hak-hak mereka tersebut sebagai anak baik hak yang diperoleh dari orang tua, dari masyarakat sekitar dan juga dari pemerintah, tutupnya. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Pos terkait