Masyarakat Antusias Ikuti Sosialisasi Cegah Stunting dari DP3A Kota Kupang

Masyarakat Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM) saat mengikuti kegiatan sosialisasi

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Masyarakat Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM) antusias mengikuti kegiatan sosialisasi tentang pencegahan Stunting yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kupang, Rabu (22/05/2024).

Kegiatan sosialisasi yang mengusung tema “Pemberdayaan Perempuan Untuk Meningkatkan Ketahanan Keluarga Dalam Rangka Pencegahan Stunting” ini menghadirkan pemateri dari Lembaga Perlindungan Anak Nusa Tenggara Timur dan sejumlah pemateri lainnya.

Bacaan Lainnya
Masyarakat Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM) saat mengikuti kegiatan sosialisasi pencegahan Stunting yang diselenggarakan oleh DP3A Kota Kupang, Rabu (22/05/2024)

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kupang, Ir. Clementina R.N. Soengkono mengatakan sebagai unit sosial terkecil di masyarakat, keluarga menjadi ruang pertama dan juga utama yang turut menentukan kualitas hidup tiap-tiap anggota keluarganya. “Oleh sebab itulah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul serta berdaya saing maka peningkatan kualitas keluarga menjadi salah satu syarat mutlak yang harus diwujudkan,” ujar Clementina.

Salah satu yang menghambat kinerja pembangunan dan keterbelakangan masyarakat adalah masalah stunting. Melihat permasalahan ini maka pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menangani kasus stunting, oleh sebab itu pentingnya keterlibatan semua pihak dalam upaya untuk mencegah dan mengatasi stunting melalui sosialisasi secara masif di masyarakat, jelasnya.

Pimpinan lembaga perlindungan anak NTT yang juga pemateri pada kegiatan sosialisasi pencegahan Stunting yang di selenggarakan DP3A Kota Kupang, Veronica Ata mengatakan saat ini pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kupang melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan stunting dan pemerintah berharap agar masyarakat dalam hal ini keluarga dapat memberikan asupan gizi yang cukup kepada anak, dan asupan gizi yang cukup tidak harus makanan yang mewah tapi makanan yang mengandung unsur gizi tinggi dan mudah didapatkan di lingkungan rumah seperti kelor, labu kuning dan masih banyak lagi.

Dirinya menambahkan untuk mencegah terjadinya stunting pada anak balita maka sedini mungkin memperhatikan asupan gizi makanan anak dan bagi ibu menyusui juga dapat memberikan ASI Eksklusif dengan baik kepada bayinya.

Lurah Tuak Daun Merah, Donatus Samon mengatakan pada dasarnya pihak Kelurahan Daun Merah sangat mendukung upaya dari pemerintah yakni dalam hal mencegah terjadinya stunting di masyarakat.

“Angka stunting di Kelurahan Tuak Daun Merah sudah menurun dan semua berkat upaya pemerintah dalam mengkampanyekan tentang pentingnya pencegahan stunting melalui pola makan yang sehat dan bernilai gizi di masyarakat,” ujar Donatus.

Dirinya berharap kepada para ibu yang hadir dalam kegiatan sosialisasi upaya pencegahan stunting ini agar benar-benar memahami apa yang disampaikan serta dapat mengimplementasikannya di keluarga masing-masing. (*/NA)

Pos terkait