UPTD Museum NTT Sukses Gelar Lomba Karya Tulis, ini Para Juaranya

Kepala UPTD Museum NTT saat foto bersama dengan tim dari SMA Santo Arnoldus Janssen dan guru pendamping serta staf Museum dan dewan juri, Jumat (02/Agustus/2024). Dokumentasi : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

NTT AKTUAL. KUPANG. UPTD Museum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT sukses menyelenggarakan kegiatan Lomba Karya Tulis Museum tentang tradisi budaya dalam perkawinan masyarakat di Provinsi NTT Tingkat SMA/SMK Se-Kota Kupang.

Lomba karya tulis yang berlangsung selama dua hari yaitu tanggal 01 dan 02 Agustus ini ditutup dengan resmi oleh Kepala UPTD Museum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Aplinuksi M.A Asamani, S.Sos,M.Si, yang dalam hal ini mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan Keputusan dewan juri, juara 1 dalam lomba karya tulis ini yaitu pelajar dari SMA Santo Arnoldus Janssen, juara 2 SMK Mentari, juara 3 SMAN 3 Kota Kupang, Juara Harapan 1 SMA Kristen Mercusuar, juara Harapan 2 SMAN 7 Kota Kupang, juara Harapan 3 SMAN 4 Kota Kupang.

Dalam sambutannya Kepala UPTD Museum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Aplinuksi M.A Asamani, S.Sos,M.Si, mengatakan setelah mengikuti lomba karya tulis ini tentu banyak pengalaman dan hal positif serta nilai-nilai budaya yang bisa dijadikan sebagai pedoman bagi anak-anak sekolah. 

“Terimakasih atas kebersamaan kita selama dua hari dalam lomba karya tulis dan tentu banyak hal positif yang bisa diambil dari kegiatan ini, karena budaya merupakan tatanan kehidupan untuk kita bersikap dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kepala UPTD Museum NTT saat foto bersama dengan tim dari SMA Santo Arnoldus Janssen dan guru pendamping serta staf Museum dan dewan juri, Jumat (02/Agustus/2024). Dokumentasi : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

Juara dalam lomba karya tulis ini mendapatkan hadiah berupa piala, sertifikat dan juga uang pembinaan, jelas Aplinuksi.

Ditempat yang sama, guru pendamping dari SMA Santo Arnoldus Janssen, Gregorius Falentino Ukat, S.Fil, mengatakan dirinya merasa bangga dan memberikan apresiasi kepada anak-anak yang sudah berusaha mencapai pencapaian terbaik dan menjadi juara 1 dalam lomba karya tulis ini.

Sebelum mengikuti lomba karya tulis para pelajar juga sudah terlebih dahulu mempersiapkan diri yaitu dengan menelusuri semua sumber terkait karya tulis yang diangkat dan juga turun langsung ke lapangan guna melakukan penelitian, jelas Gregorius yang juga merupakan guru Antropologi di SMA Santo Arnoldus Janssen Kupang.

Untuk diketahui Kegiatan lomba karya tulis Museum tentang tradisi budaya dalam perkawinan masyarakat di Provinsi NTT Tingkat SMA/SMK Se-Kota Kupang, yang berlangsung selama dua hari yaitu tanggal 01 dan 02 Agustus ini diikuti 65 orang dari tingkat SMA dan 13 orang tingkat SMK. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata 

Pos terkait