Buka Kegiatan PBL dan PBK, ini Arahan Gubernur NTT

NTT AKTUAL. KUPANG. Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena secara resmi membuka launching Project Best Learning (PBL) Program Pelatihan Smart Creative Skills Pembuatan Konten Visual untuk Sosial Media dan Pembukaan Program Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahap II Tahun 2025 untuk sepuluh program pelatihan yang diselenggarakan oleh Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Kupang, Senin (04/Agustus/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan Provinsi NTT memiliki banyak potensi yang ada dan untuk itu sangat dibutuhkan tenaga-tenaga andal lewat Sumber Daya Manusia (SDM) yang di miliki untuk mengembangkan segala potensi yang ada di NTT ini.

Bacaan Lainnya

“Oleh karena itu kegiatan pelatihan ini menjawab semua kebutuhan akan SDM tersebut untuk lebih mengembangkan potensi yang di NTT dan sejalan dengan itu, pelatihan ini juga sejalan dengan program yang dicanangkan oleh saya Gubernur NTT dan pak Wakil Gubernur yakni program One Village One Product (OVOP) dan Gerakan Beli Produk NTT,” ujar Gubernur Melki Laka Lena.

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena saat foto bersama dengan Koordinator Satpel PVP Kupang, undangan dan para peserta pelatihan, Senin (04/Agustus/2025). Dok : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

Dirinya sangat berterimakasih dengan pelatihan yang digelar Satpel PVP Kupang. “Bagi para peserta kalian patut berbangga karena bisa lolos dari sekian banyak yang mengikuti tes seleksi pelatihan ini,” ucap Melki.

Pada kesempatan ini Gubernur NTT juga menyempatkan diri berkomunikasi secara langsung dengan para peserta latihan dengan memberikan motivasi-motivasi untuk selalu semangat mengikuti pelatihan.

Dirinya berharap para lulusan pelatihan ini dapat mengembangkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di NTT, baik dari segi produktivitas dan juga pemasarannya.

Gubernur Melki juga meminta pihak Perbankan dan lembaga-lembaga keuangan yang ada di NTT untuk dapat juga turut serta memberikan perhatian kepada para peserta ini.

“Saya mengharapkan pihak Perbankan dan lembaga-lembaga keuangan yang ada di NTT dapat turut serta berpartisipasi memberdayakan para lulusan pelatihan ini,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Koordinator Satpel PVP Kupang, Wilfrianus Sabon Tawa saat membacakan laporan panitia mengatakan jumlah peserta pelatihan ini sebanyak 176 orang dengan rincian setiap jenis pelatihan diikuti oleh 16 orang peserta.

“Para peserta pelatihan tidak hanya berasal dari Kota Kupang, tetapi ada juga yang berasal dari Kabupaten Malaka, Belu dan sebagian Kabupaten di daratan Flores,” kata Willy.

Dirinya menjelaskan Sepuluh program pelatihan PBK meliputi :

– Pengolahan Ikan

– English Front Linner

– Tour guide

– Junior makeup artist

– Menjahit pakaian dengan mesin

– Spa terapis

– Finishing teknik semprot

– Practical office advance

– Pengolahan makanan komersil

– Barista

Berikut Jam Pelatihan (jp) bagi para peserta pelatihan :

– Pengolahan Ikan (140 jp)

– English Front Linner (180 jp)

– Konten visual untuk sosial media (200 jp)

– Tour guide (180jp)

– Junior makeup artist (160 jp)

– Menjahit pakaian dengan mesin (260 jp)

– Spa terapis (180 jp)

– Finishing teknik semprot (260 jp)

– Practical office advance (180 jp)

– Pengolahan makanan komersil (180 jp)

– Barista (180 jp)

Untuk diketahui dalam acara pembukaan pelatihan ini juga digelar Penandatanganan Kerjasama Penempatan On the Job Training dengan Yayasan Effata, Homy Reflexiology, Masyarakat Adat Amnatun, PT. Kenari Multimedia Grafis dan Hotel On The Rock Kupang. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata 

Pos terkait