NTT AKTUAL. KUPANG. Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia pada Agustus 2026 terhadap 100 (seratus) responden di Nusa Tenggara Timur, khususnya di Kota Kupang, menunjukkan bahwa keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi menguat dan tetap berada pada level optimis (indeks >100). Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Nusa Tenggara Timur sebesar 122,00, meningkat dibandingkan 118,00 pada Juli 2026. Perkembangan tersebut sejalan dengan keyakinan konsumen secara nasional, dengan IKK Nasional Agustus 2026 meningkat menjadi 118,5 dari 116,8 pada Juli 2026.
Penguatan keyakinan konsumen ditopang oleh membaiknya persepsi terhadap kondisi ekonomi saat ini dan meningkatnya ekspektasi terhadap kondisi ekonomi ke depan. Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) Agustus 2026 tercatat sebesar 114,67, meningkat dibandingkan 111,00 pada Juli 2026. Peningkatan IKE didorong oleh peningkatan seluruh komponen pembentuknya, yaitu penghasilan saat ini, ketersediaan lapangan kerja, dan konsumsi barang tahan lama (durable goods).
Sementara itu, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) terhadap kondisi ekonomi 6 bulan ke depan meningkat menjadi 129,33, dari 125,00 pada Juli 2026, dan tetap berada pada level optimis. Penguatan IEK terutama ditopang oleh meningkatnya ekspektasi penghasilan, disertai peningkatan ekspektasi terhadap kegiatan usaha dan ketersediaan lapangan kerja ke depan.
Dari sisi kondisi keuangan konsumen, rata-rata proporsi penghasilan yang digunakan untuk konsumsi pada Agustus 2026 meningkat menjadi 66,46% dari 60,60% pada Juli 2026. Sementara itu, proporsi penghasilan yang dialokasikan untuk tabungan tercatat sebesar 24,57%, menurun dari 25,10%, sedangkan proporsi untuk pembayaran cicilan/pinjaman menurun menjadi 8,97% dari 14,30% pada Juli 2026. Peningkatan proporsi konsumsi tersebut terjadi sejalan dengan meningkatnya persepsi konsumen terhadap penghasilan saat ini dan pembelian barang tahan lama.
Secara keseluruhan, hasil Survei Konsumen Agustus 2026 menunjukkan bahwa optimisme konsumen di NTT tetap terjaga dan semakin menguat, baik dalam memandang kondisi ekonomi saat ini maupun prospek ekonomi 6 bulan ke depan. (*BI/NA)





