Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital, BI NTT Gandeng Pemerintah Gelar Kupang Digital Fest 2026

NTT AKTUAL. KUPANG. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPw BI Provinsi NTT) bersinergi bersama Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kota Kupang menyelenggarakan Kupang Digital Fest 2026.

Kegiatan berlangsung pada tanggal 10 – 11 Juli 2026 di halaman kantor Gubernur NTT bertujuan untuk meningkatkan akseptasi transaksi nontunai melalui QRIS, memperkuat literasi pelindungan konsumen dan Cinta Bangga Paham Rupiah, serta memperluas ekonomi keuangan digital di Provinsi NTT.

Bacaan Lainnya

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, dalam sambutannya mengapresiasi penyelenggaraan Kupang Digital Fest 2026 mengingat QRIS merupakan game changer yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi NTT lebih kuat kedepan.

Kupang Digital Fest 2026 merupakan ruang kolaborasi untuk memperkuat ekosistem pembayaran digital di Provinsi NTT.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Didiet Aditya Budi Prabowo, menyampaikan bahwa transformasi digital tidak cukup hanya dilakukan melalui penyediaan teknologi, tetapi juga perlu dibangun melalui kepercayaan, pengalaman, dan pemahaman masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai agenda strategis pada opening ceremony Kupang Digital Fest 2026, antara lain penyerahan bantuan digitalisasi kepada kelompok dari Kabupaten Lembata dan Kabupaten Alor, penyerahan materi ajar edukasi QRIS, pelindungan konsumen, dan Cinta Bangga Paham Rupiah kepada mitra kerja KPwBI Provinsi NTT, serta launching logo Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT sebagai simbol sinergi transformasi digital pada sektor pariwisata.

Rangkaian Kupang Digital Fest 2026 dirancang untuk menghadirkan pengalaman langsung kepada masyarakat dalam menggunakan pembayaran digital. Dalam penyelenggaraan Kupang Digital Fest 2026, masyarakat disuguhkan berbagai aktivitas edukatif dan interaktif, antara lain wahana permainan digital dengan transaksi QRIS Rp1, bazar UMKM lokal, QRIS Taputar Championship yang merupakan tahap pertama QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026, Drumband Taputar PeKA Competition, serta Casual Talk bertema Transformasi Pembayaran Digital & Cyber Security dengan menghadirkan narasumber Richi Aktorian, Prinsipal Cybersecurity OVO, dan Dodi Qori Utama, dosen Telkom University yang dimoderatori oleh Teguh Ersada Natail Sitepu, Analis Sistem Pembayaran KPwBI Provinsi NTT.

Melalui pendekatan tersebut, Bank Indonesia mengajak masyarakat untuk merasakan secara langsung bahwa pembayaran digital merupakan metode transaksi yang mudah, cepat, aman, dan semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Antusiasme masyarakat dalam Kupang Digital Fest 2026 tercermin dari tingginya penggunaan QRIS dan transaksi UMKM selama kegiatan berlangsung. Selama dua hari pelaksanaan, tercatat sebanyak 9.870 transaksi QRIS Rp1 pada wahana permainan digital serta nilai transaksi UMKM yang mencapai Rp157 juta.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa digitalisasi tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat sebagai pengguna, tetapi juga mampu mendorong aktivitas ekonomi dan membuka peluang yang lebih besar bagi UMKM lokal untuk berkembang.

Pada closing ceremony, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Rio Khasananda, menyampaikan bahwa keberhasilan Kupang Digital Fest 2026 tidak hanya diukur dari berakhirnya rangkaian kegiatan, tetapi juga dari semakin banyaknya masyarakat yang terbiasa menggunakan QRIS, semakin banyak UMKM yang menerima pembayaran digital, serta semakin luasnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya bertransaksi secara aman.

Kupang Digital Fest 2026 juga menjadi momentum perluasan digitalisasi layanan publik dan penguatan kampanye transaksi digital yang aman. Hal ini diwujudkan melalui peluncuran QRIS Parkir Kota Kupang yang diterapkan pada 10 (sepuluh) titik jalan di Kota Kupang melalui kolaborasi KPwBI Provinsi NTT serta Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Perhubungan.

Pada kesempatan yang sama, turut diumumkan pemenang QRIS Taputar Championship dengan 6 (enam) tim terbaik yang akan melanjutkan ke QRIS Jelajah Kuliner Indonesia Provinsi NTT, serta pemenang Drumband Taputar PeKA Competition sebagai kampanye pelindungan konsumen yang kreatif.

Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, turut menegaskan dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap perluasan pembayaran digital di masyarakat. Melalui sinergi tersebut, diharapkan Kupang Digital Fest 2026 menjadi langkah nyata dalam mempercepat transformasi digital, mendukung UMKM lokal, serta membangun budaya transaksi yang aman, nyaman, dan terpercaya di Provinsi NTT. (*BI/NA)

Pos terkait