Transisi Estafet WR III Undana: Dr. Siprianus Garak Titipkan Rekor Prestasi Mahasiswa ke Dr. Rudi Rohi

NTT AKTUAL. KUPANG. Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang resmi menggelar upacara lepas sambut Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni di Aula Rektorat Undana pada Kamis (2/Juli/2026). Forum ini menandai berakhirnya masa bakti Dr. Siprianus Suban Garak, M.Sc., selaku Wakil Rektor III periode 2022–2026, sekaligus menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan secara definitif kepada Dr. Rudi Rohi, S.H., M.Si., untuk masa jabatan 2026–2030.

Acara pisah kenang tersebut dihadiri langsung oleh Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., jajaran dekanat, tenaga kependidikan, serta sejumlah fungsionaris Organisasi Mahasiswa (Ormawa) tingkat universitas. Selain pergantian pucuk pimpinan kemahasiswaan, Undana turut memberikan penghormatan purna tugas kepada Zamrud Nafie, S.Sos., M.AP., atas pengabdian birokrasinya selama bertahun-tahun di lingkungan Kampus Undana.

Bacaan Lainnya

Dinamika Karakter Kritis dan Warisan Emas Internasional

Dalam pidato perpisahannya, Dr. Siprianus Garak merefleksikan dinamika kepemimpinannya selama empat tahun terakhir yang penuh tantangan. Menurutnya, mengelola sektor kemahasiswaan menuntut kesabaran ekstra dan pendekatan humanis karena harus berhadapan langsung dengan gejolak idealisme serta semangat kritis mahasiswa di lapangan. Kendati demikian, sinergi yang solid berhasil membawa portofolio prestasi Undana melonjak drastis, dengan raihan puncaknya berupa kemenangan internasional kelompok paduan suara mahasiswa di Malaysia belum lama ini.

“Saya bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada Bapak Rektor serta seluruh jajaran atas apresiasi hari ini. Selama mengemban amanah sebagai WR III, tentu ada berbagai capaian yang berhasil kita raih bersama, tetapi saya juga menyadari masih ada kekurangan yang perlu dibenahi. Di bawah nakhoda baru, saya optimistis pembinaan kemahasiswaan Undana akan jauh lebih melesat maju,” ujar Dr. Siprianus Garak.

Sebagai bentuk penghormatan institusi, Rektor Prof. Jefri Bale bersama WR III yang baru, Dr. Rudi Rohi, menyerahkan cenderamata eksklusif kepada Dr. Siprianus Garak dan Zamrud Nafie. Transisi ini menegaskan komitmen rektorat untuk menjaga stabilitas iklim akademik dan tidak memutus program kerja ramah mahasiswa yang telah berjalan baik pada periode sebelumnya.

Mencegah Mati Suri Organisasi dan Polarisasi Politik Kampus

Pergantian kepemimpinan dari Dr. Siprianus Garak ke Dr. Rudi Rohi sebagai Wakil Rektor III ini membawa dampak perubahan struktural yang sangat krusial bagi arah pergerakan dan prestasi mahasiswa di NTT. Sektor kemahasiswaan di perguruan tinggi sering kali mengalami penurunan performa atau “mati suri” massal setiap kali terjadi pergantian pejabat, akibat adanya ego sektoral yang memicu penghentian program-program lama secara mendadak.

Lebih dari itu, bidang Kemahasiswaan dan alumni merupakan pos paling sensitif yang rentan memicu gesekan dan polarisasi tajam antara kelompok mahasiswa dengan birokrasi kampus apabila tidak dikelola oleh figur yang memiliki kecakapan komunikasi politik yang matang.

Melalui prosesi lepas sambut yang harmonis ini, Undana sukses menjamin keberlanjutan (sustainability) pembinaan talenta muda tanpa hambatan birokrasi.

Dampak jangka panjangnya, Dr. Rudi Rohi yang memiliki latar belakang kepakaran di bidang hukum dan politik diproyeksikan mampu meredam potensi konflik internal kampus secara persuasif tanpa membungkam daya kritis mahasiswa. Transisi tanpa gejolak ini memastikan alokasi anggaran kreativitas mahasiswa, pembinaan minat-bakat, serta persiapan kompetisi nasional-internasional tetap berjalan tepat waktu. Langkah ini mengamankan posisi Undana sebagai lumbung sdm berdaya saing global sekaligus menjaga tren positif pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas di tingkat kementerian. (*Undana/NA)

Pos terkait