NTT AKTUAL. KUPANG. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2026 untuk perencanaan pembangunan tahun 2027 yang berlangsung di Aston Kupang Hotel, Kamis (7/Mei/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 7 s.d. 9 Mei 2026 tersebut mengusung tema “Peningkatan Layanan Dasar, Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Perekonomian”. Forum strategis ini menjadi wadah penyelarasan arah kebijakan dan program pembangunan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten/kota se-Nusa Tenggara Timur.
Musrenbang RKPD Provinsi NTT Tahun 2026 dibuka secara resmi oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena. Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI Abraham Paul Liyanto, Wakil Gubernur NTT Irjen Pol. (Purn.) Drs. Johni Asadoma, M.Hum., Ketua DPRD Provinsi NTT Emelia Julia Nomleni, Wakil Ketua I DPRD NTT Fernando Jose Lemos Osorio Soares, Wakil Ketua II DPRD NTT Petrus Brechmans Robby Tulus, unsur Forkopimda Provinsi NTT, Direktur Utama Bank NTT Charlie Paulus, serta para kepala daerah se-NTT.
Dalam sambutannya, Gubernur NTT menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang strategis untuk menyatukan visi, arah kebijakan, serta langkah pembangunan daerah tahun 2027. Ia menyampaikan bahwa RKPD Tahun 2027 merupakan penjabaran tahun ketiga RPJMD Provinsi NTT 2025 s.d. 2029 yang diharapkan mampu menghadirkan program pembangunan yang nyata, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Gubernur juga memaparkan sejumlah prioritas pembangunan daerah, di antaranya peningkatan kualitas layanan dasar dan penguatan sumber daya manusia, percepatan penurunan stunting, penguatan layanan kesehatan dan pendidikan, hilirisasi sektor unggulan daerah, pengembangan UMKM dan koperasi, penguatan konektivitas antarwilayah, pembangunan infrastruktur dasar, pengelolaan lingkungan berkelanjutan, hingga penguatan tata kelola pemerintahan dan digitalisasi pelayanan publik.
Selain itu, Gubernur menyampaikan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi NTT yang terus menunjukkan tren positif. Menurutnya, kolaborasi seluruh pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kota Kupang terhadap arah kebijakan pembangunan Provinsi NTT tahun 2027. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota merupakan kunci dalam mempercepat pembangunan daerah.
“Pemerintah Kota Kupang siap mendukung berbagai program prioritas Provinsi NTT, terutama dalam peningkatan kualitas layanan dasar, penguatan SDM, pengendalian stunting, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi masyarakat. Kota Kupang sebagai ibu kota provinsi harus menjadi motor penggerak pembangunan dan pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu memberikan dampak positif bagi daerah sekitar,” ujar Wali Kota.
Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang terus mendorong penguatan pelayanan publik berbasis digital, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan sektor ekonomi kreatif dan UMKM sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami percaya, melalui kolaborasi dan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan, target pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai secara optimal,” tambahnya.
Musrenbang RKPD Provinsi NTT Tahun 2026 juga diisi dengan sejumlah desk pembahasan lintas sektor guna menyelaraskan program prioritas pembangunan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota se-NTT. (*PKP/NA)





