Ketua Komisi II Apresiasi Respons Cepat Pemkot Kupang Perbaiki Jalan Oeleta Raya

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Ketua Komisi II DPRD Kota Kupang, Roy Ratu Riwu Kaho, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang atas langkah cepat dalam memperbaiki ruas Jalan Oeleta Raya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Hal ini disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Kupang, Roy Ratu Riwu Kaho kepada Wartawan, Sabtu (02/Mei/2026).

Bacaan Lainnya
Ketua Komisi II DPRD Kota Kupang, Roy Ratu Riwu Kaho. Dok : ist

Menurut Roy, Dinas PUPR telah menurunkan sejumlah unit kendaraan dan mulai melakukan pekerjaan perbaikan di lapangan. Ia menilai langkah tersebut sebagai bukti nyata bahwa pemerintah daerah responsif terhadap keluhan masyarakat.

“Ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Kupang mendengar aspirasi warga dan langsung mengambil tindakan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, pada tahun anggaran 2026, Pemkot Kupang tidak hanya melakukan perbaikan jalan rusak, tetapi juga memulai pembangunan sejumlah ruas jalan baru dari kondisi awal berupa tanah menjadi jalan beraspal, terutama di wilayah pinggiran kota.

Roy menambahkan, salah satu ruas jalan yang akan menjadi prioritas pembangunan tahun ini berada di Kelurahan Naimata. Jalan tersebut selama ini kerap menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas.

“Ruas jalan di Naimata akan dibangun dan menghubungkan wilayah tersebut dengan jalur 40. Kita bersyukur karena tahun ini akhirnya bisa dikerjakan,” katanya.

Ia berharap pembangunan jalan tersebut dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta memperlancar konektivitas antar wilayah di Kota Kupang.

DPRD Kota Kupang, lanjut Roy, akan terus mendorong pemerintah daerah agar program pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, dapat menjangkau seluruh wilayah secara merata dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Kupang, Jack Puu menjelaskan bahwa pekerjaan yang saat ini dilakukan bersifat penanganan sementara guna mengurangi tingkat kerusakan dan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.

“Penanganan dilakukan dengan penimbunan menggunakan material pilihan pada badan jalan sepanjang kurang lebih 400 meter yang mengalami kerusakan cukup berat. Kami juga menggunakan alat berat seperti grader dan vibro roller,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan mengupayakan perbaikan permanen pada ruas tersebut dalam program pembangunan ke depan, menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.
Perbaikan awal ini diharapkan dapat segera memulihkan akses masyarakat sekaligus mengurangi risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak, sembari menunggu realisasi penanganan jangka panjang. (**)

Pos terkait