NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., menghadiri sekaligus menyampaikan sambutan pada kegiatan PEKEN JASINDO bertema “Ketong Bakudung Ketong Bakusayang” yang berlangsung di Taman Nostalgia, Sabtu (02/Mei/2026).
Turut hadir dalam kegiatan ini, Pimpinan Cabang PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) Kupang, Jerry Simamora beserta jajaran, unsur Forkopimda Kota Kupang, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Kupang, Hengky C. Malelak, S.STP., M.Si., Ketua Tim Penggerak PKK/Dekranasda Kota Kupang, dr. Widya Cahya, pimpinan perangkat daerah lingkup Kota Kupang, camat dan lurah setempat, perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, perwakilan OJK NTT, para pimpinan perbankan, pekerja seni dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), para guru, tenaga kependidikan, pelajar dan mahasiswa, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar rangkaian kata indah, tetapi mencerminkan nilai hidup masyarakat Kota Kupang yang menjunjung kebersamaan dan saling mendukung.
Menurutnya, semangat Ketong Baku Dukung, Ketong Baku Sayang adalah napas kehidupan warga Kupang, yang mengajarkan bahwa kekuatan sebuah kota lahir dari persatuan dan kepedulian antar sesama. Momentum kegiatan ini juga bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, sehingga menjadi pengingat bahwa proses belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga di tengah kehidupan masyarakat.
Ia menyampaikan apresiasi atas beragam kegiatan yang telah digelar sejak pagi di Taman Nostalgia, mulai dari bazaar UMKM, Turnamen Basket Trio 3, talkshow bisnis UMKM lokal, literasi asuransi, permainan anak tradisional, workshop pewarnaan benang tenun ikat, lomba menyanyi Himne Guru, talkshow kesehatan tentang pencegahan stunting, hingga workshop memasak pangan lokal bergizi. Pada malam harinya, masyarakat juga disuguhi hiburan berupa penampilan band, seni budaya, tarian, choir, dan pertunjukan lainnya yang menyatukan seluruh lapisan masyarakat.
Wakil Wali Kota menilai kegiatan tersebut menjadi ruang strategis untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas. Menurutnya, melalui ajang seperti ini, produk-produk lokal mendapatkan panggung untuk dikenal lebih luas, sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan dari akar rumput.
Dalam sambutannya, ia juga menyinggung keberhasilan SABOAK (Sunday Market Buat Orang Kupang) di Taman Nostalgia sebagai contoh nyata kolaborasi yang berhasil. Sejak diluncurkan pada 21 Juni 2025, program tersebut telah melibatkan ratusan UMKM dan mencatatkan omzet hingga miliaran rupiah.
Ia menjelaskan bahwa kawasan Taman Nostalgia yang sebelumnya kurang produktif kini telah berubah menjadi pusat aktivitas ekonomi dan ruang publik yang hidup. Anak-anak muda memiliki tempat berkumpul dan berekspresi, sementara keluarga dapat menikmati suasana akhir pekan sambil mendukung usaha lokal.
Lebih lanjut, Serena menegaskan bahwa SABOAK kini telah menjadi ikon baru Kota Kupang dan destinasi favorit masyarakat setiap akhir pekan. Dari program tersebut, masyarakat belajar bahwa ketika ruang diberikan, kepercayaan dibangun, dan kolaborasi dijaga, maka UMKM mampu tumbuh secara luar biasa.
Karena itu, melalui PEKEN JASINDO, Pemerintah Kota Kupang melihat adanya perluasan semangat yang sama, yakni menghadirkan lebih banyak ruang, lebih banyak peluang, dan lebih banyak harapan bagi masyarakat.
Ia juga mengapresiasi hadirnya inisiatif Pasar Tanpa Plastik dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab menjaga lingkungan demi generasi mendatang.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk terus menghidupkan nilai Ketong Baku Dukung, Ketong Baku Sayang, mencintai produk lokal, mendukung UMKM, menjaga lingkungan, serta merawat kebersamaan di Kota Kupang.
“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, kami menyampaikan terima kasih kepada JASINDO yang terus bersinergi bersama pemerintah, termasuk melalui dukungan bagi UMKM, pendidikan, dan kesehatan. Ini sangat berarti bagi kemajuan Kota Kupang,” pungkasnya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang PT Asuransi Jasindo Kupang, Jerry Simamora, menjelaskan bahwa PEKEN JASINDO mengusung tema Ketong Baku Dukung, Ketong Baku Sayang yang mencerminkan nilai kebersamaan, saling mendukung, dan kepedulian yang hidup di tengah masyarakat Kupang. Menurutnya, melalui kegiatan ini Jasindo ingin menghadirkan ruang terbuka bagi masyarakat, bukan hanya sebagai tempat berbelanja, tetapi juga wadah untuk belajar, berinteraksi, dan berkumpul bersama.
Ia menambahkan, UMKM memiliki peranan penting dalam menggerakkan ekonomi daerah. Karena itu, melalui bazaar UMKM yang diikuti para pelaku usaha lokal, Jasindo berharap kegiatan tersebut dapat memperluas pasar, meningkatkan daya saing, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Selain itu, sejak pagi hari masyarakat juga dapat menikmati berbagai layanan publik seperti pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi, pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), perpanjangan SIM, hingga layanan pembayaran pajak.
Jerry juga menyampaikan bahwa kegiatan ini dilengkapi dengan berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat, seperti workshop bagi penyandang disabilitas, layanan posyandu, edukasi kesehatan, serta bantuan di bidang pendidikan, ekonomi kreatif, dan paket sembako bagi warga yang membutuhkan. Ia berharap PEKEN JASINDO menjadi ruang kolaborasi yang hidup dan memberi manfaat nyata secara berkelanjutan bagi masyarakat Kota Kupang. Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan pelaksanaan kedua secara nasional setelah sebelumnya sukses digelar di Tarakan, dan tahun ini Kota Kupang dipercaya menjadi tuan rumah.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan dari PT Asuransi Jasindo kepada Pemerintah Kota Kupang sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat. Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., dan Ketua TP PKK/Dekranasda Kota Kupang, dr. Widya Cahya serta para penerima manfaat.
Adapun bantuan yang diserahkan meliputi revitalisasi sarana dan prasarana Lapangan Basket Taman Nostalgia Kota Kupang, penyediaan showcase bagi UMKM kriya, 40 unit food stall untuk pelaku UMKM, serta paket fasilitas pelayanan posyandu.
Pemerintah Kota Kupang menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata tersebut. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat memperkuat fasilitas publik, mendorong pertumbuhan UMKM lokal, serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat di Kota Kupang. (*PKP/NA)





