NTT AKTUAL. TAMBOLAKA. Sekitar 50 kader dan anggota baru Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sumba Barat Daya (SBD) mengikuti dengan antusias kegiatan Masa Perkenalan Anggota (MAPERTA) dan Konferensi Cabang (KONPERCAB) II yang berlangsung dinamis dan penuh semangat, Minggu (12/April/2026).
Dalam forum tersebut, secara resmi ditetapkan kepengurusan baru DPC GAMKI Sumba Barat Daya periode 2026–2029 dengan Jack Keremata sebagai Ketua dan Eliaser Wolla Wunga sebagai Sekretaris.
Ketua DPD GAMKI NTT, Winston Rondo, dalam arahannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial organisasi, melainkan momentum strategis untuk membentuk karakter dan arah gerakan pemuda di tengah perubahan cepat yang terjadi di Sumba Barat Daya.
Menolak Mediokritas: GAMKI Bukan Ruang Biasa
Di hadapan para peserta, Winston menegaskan bahwa GAMKI adalah ruang pembinaan kepemimpinan yang menuntut keseriusan dan komitmen tinggi.

“Jangan masuk GAMKI kalau hanya mau ikut-ikut atau sekadar eksis. GAMKI bukan tempat orang biasa-biasa saja. Ini adalah ruang pembentukan pemimpin yang dilatih untuk berpikir, berani, dan bertindak,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi proses musyawarah mufakat yang berlangsung dalam forum, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga soliditas pasca-Konpercab.
“Setelah forum ini, tidak boleh ada lagi kubu atau kelompok. Kita berdiri dalam satu kepemimpinan. Pilihannya hanya dua: kerja nyata atau kegagalan bersama.”
Tiga Jurus GAMKI untuk Menjawab Tantangan SBD
Menjawab dinamika pembangunan di Sumba Barat Daya, khususnya di tengah pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal, Winston menekankan bahwa pemuda tidak boleh menjadi penonton.
Ia memperkenalkan konsep “Tiga Jurus GAMKI” sebagai arah gerakan ke depan:
1. Entrepreneurship – mendorong pemuda menjadi pencipta lapangan kerja berbasis potensi lokal
2. Kreativitas – mengolah kekayaan budaya Sumba menjadi kekuatan ekonomi produktif
3. Semangat Orang Muda – membangun karakter disiplin, berani, dan adaptif terhadap peluang
Menurutnya, tanpa tiga hal ini, pemuda SBD berisiko tertinggal di tengah arus investasi dan perubahan yang sedang berlangsung.
Mitra Strategis yang Tetap Kritis
Dalam konteks relasi dengan pemerintah daerah, GAMKI NTT menegaskan posisinya sebagai mitra strategis yang tetap menjaga fungsi kontrol sosial.
“GAMKI bukan organisasi yang hanya tepuk tangan. Kami adalah mitra strategis sekaligus suara moral. Kalau kebijakan benar, kita dukung. Kalau tidak tepat, kita ingatkan. Iman tidak boleh berhenti di mimbar, tetapi harus hadir dalam perubahan sosial,” ujarnya.
Kepemimpinan Baru, Energi Baru
Ketua terpilih, Jack Keremata, menyatakan kesiapan untuk menjalankan mandat organisasi dengan fokus pada penguatan kaderisasi dan perluasan kolaborasi lintas sektor di Sumba Barat Daya.
Terpilihnya kepengurusan baru ini disambut sebagai simbol persatuan dan energi baru bagi GAMKI dalam mendorong peran aktif pemuda di daerah.
Dukungan Pemerintah, Gereja, dan Organisasi
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Dominikus Alphawan Rangga Kaka, yang menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap peran strategis pemuda dalam pembangunan.
Hadir pula perwakilan Sinode GKS Sumba Barat Daya, Pendeta Arianto Billy, sebagai bentuk dukungan gereja terhadap proses kaderisasi dan gerakan kepemudaan.
Dari unsur organisasi, kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Sekretaris DPD GAMKI NTT, Elfis Sabaath, serta perwakilan DPC GAMKI Sumba Barat, Eno Neno, yang memperkuat soliditas lintas cabang di wilayah Sumba. (**)





