Inovasi Digital, Bappeda Kota Kupang Buat Aplikasi Ume Nae’k

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Perkembangan digital yang semakin pesat saat ini mendorong instansi pemerintah untuk lebih giat berinovasi. Seperti halnya terobosan yang dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kupang melalui sebuah inovasi berbasis digital dengan nama  aplikasi Ume Nae’k (Rumah Besar) untuk optimalisasi sistem tata kelola satu data.

Kepala Bidang Data Evaluasi dan Pengendalian di Bappeda Kota Kupang yang juga merupakan penggagas aplikasi Ume Nae’k, Jefri Baitanu pada Rabu (12/November/2024) mengatakan Aksi perubahan melalui aplikasi itu dibagi dalam tiga kategori  yakni jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

Bacaan Lainnya

Dirinya menambahkan bahwa Ume Nae’k diambil dari bahasa Dawan Timor yang berarti “Rumah Besar,” simbol tempat yang dapat menampung berbagai hasil dari pertanian, peternakan, perikanan, dan perdagangan. Nama ini dipilih untuk menarik perhatian masyarakat, khususnya kaum muda. 

Tim aksi perubahan dalam implementasi Ume Naek, ini terdiri dari tim pendataan, pengelola data, humas, dokumentasi, publikasi, serta peralatan dan jejaring kerja sama. Tujuan utama aplikasi ini adalah menyediakan Database Satu Data untuk memantau, mengevaluasi, dan mengambil kebijakan yang tepat guna perencanaan program serta sebagai sumber informasi bagi masyarakat dan pelaku usaha, jelas Jefri.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kupang, Djidja Kadiwanu mengatakan bahwa Kebutuhan akan data yang akuntabel, berkualitas, dan mudah diakses merupakan hal mendesak yang diperlukan bagi seluruh pelaksana dan mitra pembangunan di instansi baik itu di pusat maupun daerah dalam mewujudkan perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi pembangunan berbasis bukti. 

Tujuan utama aplikasi ini adalah menyediakan Database Satu Data untuk memantau, mengevaluasi, dan mengambil kebijakan yang tepat guna perencanaan program serta sebagai sumber informasi bagi masyarakat dan pelaku usaha, jelasnya.

Oleh karena itu inovasi tentang Optimalisasi Sistem Tata Kelola Satu Data Melalui Aplikasi Ume Nae’k (Rumah Besar) Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Kupang sangat tepat dan sangat dibutuhkan Oleh Pemerintah Kota Kupang, Khususnya Bappeda Kota Kupang, tandasnya. (*/NA)

Pos terkait