Kembali Gelar Aksi Pelayanan, Ormas Mafutus Na’baef Datangi Gereja Pniel Neke

NTT AKTUAL. SOE. Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Mafutus Nabaef Kupang kembali menggelar aksi pelayanan kasih. Kali ini pelayanan kasih berlangsung di Gereja Pniel Neke, Desa Abi Kecamatan Oenino Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Minggu (12/April/2026).

Pelayanan kasih ini merupakan bagian penting dari serangkaian kegiatan aksi sosial ormas Mafutus Nabaef Kupang dalam rangka memperingati hari raya Paskah 2026.

Bacaan Lainnya

Ketua ormas Mafutus Nabaef Kupang, Yusuf Aoetpah, S.Pd saat dikonfirmasi NTT Aktual mengatakan pihaknya ingin agar ormas Mafutus Nabaef benar-benar menjadi wadah pelayanan kasih dan turut menjadi bagian saluran berkat bagi sesama khususnya jemaat yang ada di pedesaan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin jemaat di pedesaan merasa tersentuh sehingga mereka bisa merayakan Paskah dengan sukacita dan penuh ungkapan syukur,” tuturnya.

Adapun pengurus dan anggota ormas Mafutus Nabaef Kupang yang terlibat dalam kegiatan tersebut sebanyak 13 (tiga belas) orang, yaitu Yusuf Aoetpah (ketua), Dedy Betty (wakil ketua 1), Yos Kause (wakil ketua 2), Yorim Faot (sekretaris), Apris Talan (bidang organisasi dan administrasi), Opy Tuke (bidang logistik dan perlengkapan), Yoksan Talan (bidang humas dan dokumentasi) serta anggota masing-masing Aris Faot dan Nyongki Talan. Hadir pula penasihat Mafutus Nabaef Kupang yaitu Gasper Boimau, Simon Aoetpah, dan Alfret Tuke.

Dari sisi organisasi mayoritas anggota Mafutus Nabaef Kupang berasal dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Ormas ini berdiri sejak Januari 2021, sehingga saat ini sudah berusia enam tahun. Anggota Mafutus Nabaef terdiri dari para pekerja/buruh, pelajar/mahasiswa, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di yang ada di Kota Kupang. Saat ini, Ormas Mafutus Nabaef Kupang memiliki anggota sebanyak 200 orang, terdiri dari laki-laki dan perempuan. Sedangkan dari sisi operasional, aksi pelayanan kasih ini merupakan program tetap Mafutus Nabaef yang rutin digelar setiap tahun sebagai wujud nyata kepedulian sosial dengan tujuan untuk membantu meringankan beban jemaat. Pelayanan kasih di Jemaat Pniel Neke tercatat sebagai pelayanan yang keenam dalam kurun waktu enam tahun terakhir.

Sementara itu, sekretaris Mafutus Nabaef Kupang, Yorim Faot saat dikonfirmasi NTT Aktual menuturkan bahwa aksi sosial ormas Mafutus Nabaef adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun dengan sasaran utama adalah gereja-gereja di pedalaman. “Untuk sementara kami masih fokus pada gereja-gereja di pedalaman karena mereka memang benar-benar butuh,” ungkapnya.

Pelayanan kasih yang diselenggarakan ormas Mafutus Nabaef disalurkan dalam bentuk bantuan uang tunai yang diserahkan langsung kepada Majelis Jemaat setempat. Bantuan tersebut diperuntukan bagi anggota jemaat yang benar-benar membutuhkan terutama janda/duda lansia, dan anak-anak yatim-piatu. Bantuan tersebut bisa digunakan untuk mendukung pekerjaan pembangunan gedung gereja.

Pensehat ormas Mafutus Nabaef Kupang, Simon P. Aoetpah saat diwawancarai menuturkan penyaluran paket bantuan oleh ormas Mafutus Nabaef Kupang ini sudah menjadi misi pelayanan kasih sekaligus wujud kepedulian kepada gereja-gereja di pedalaman. Kegiatan ini bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi jemaat di di pedalaman tanpa memandang latar belakang.

“Melalui aksi sosial ini, Mafutus Nabaef Kupang ingin menegaskan komitmennya sebagai ormas yang peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan,” lanjut Simon.

Sekretaris Majelis Jemaat Pniel Neke, Seface P.M.A. Benu, S.Sos atau yang akrab disapa Pace Benu pada kesempatan itu menyampaikan ungkapan terima kasih yang tulus kepada ormas Mafutus Nabaef Kupang yang sudah membantu meringankan beban pelayanan di lingkup jemaat. Ia berharap agar kegiatan semacam ini terus dilakukan di gerejanya.

“Saya berharap kegiatan ini terus berlanjut di masa mendatang sebagai bentuk pelayanan berkesinambungan bagi pelayanan di gereja kami,” ungkap Pace.

Pantauan media NTT Aktual terlihat antusiasme jemaat cukup tinggi nampak dari kehadiran dalam ibadah Minggu. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ini benar-benar dibutuhkan dan memberikan dampak positif bagi pelayanan di jemaat setempat. Selain menyalurkan paket bantuan, Tim Mafutus Nabaef Kupang juga mempersembahkan puji-pujian dalam ibadah Minggu. (NA)

Penulis : Miel Teftae 

Editor : Nataniel Pekaata 

Pos terkait