Kementerian ESDM dan PLN Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Siaga Pascagempa di Flores

Para personil PLN UP3 Flores Bagian Barat megangkut bantuan genset bantuan Kementrian ESDM untuk di distribusikan ke Rumah-rumah Sakit dan Puskesmas di Flores pasca bencana gempa bumi

NTT AKTUAL. FLORES. Memastikan fasilitas kesehatan tetap beroperasi tanpa hambatan menjadi prioritas utama dalam masa pemulihan masyarakat Flores pascagempa. Guna menjaga keberlangsungan pelayanan medis di situasi darurat, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) menyalurkan bantuan genset berkapasitas 6.000 watt untuk 48 fasilitas kesehatan (faskes) di berbagai wilayah terdampak. Sebanyak 48 unit genset didistribusikan secara serentak pada Kamis (27/Agustus/2026).

Bantuan ini tersebar di tujuh kabupaten, meliputi Manggarai Barat (11 lokasi), Manggarai (7 lokasi), Manggarai Timur (8 lokasi), Ngada (6 lokasi), Nagekeo (6 lokasi), Ende (6 lokasi), dan Sikka (4 lokasi).

Bacaan Lainnya
Para personil PLN UP3 Flores Bagian Barat megangkut bantuan genset bantuan Kementrian ESDM untuk di distribusikan ke Rumah-rumah Sakit dan Puskesmas di Flores pasca bencana gempa bumi

Meski pasokan utama jaringan kelistrikan PLN di seluruh faskes tersebut telah pulih normal, keberadaan genset ini berfungsi sebagai sistem cadangan (backup) vital. Kehadirannya memastikan pelayanan kesehatan masyarakat tidak terputus jika sewaktu-waktu terjadi kendala tak terduga.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT), F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berhenti pada berfungsinya jaringan listrik, tetapi juga memperkuat ketahanan fasilitas publik.

“Bagi kami, listrik di fasilitas kesehatan bukan sekadar penerangan, melainkan penopang keselamatan masyarakat. Meskipun pasokan PLN sudah kembali normal, genset ini memberikan lapisan pengamanan ekstra agar pelayanan medis tetap berjalan optimal dalam kondisi apa pun,” ujar Eko.

Eko turut menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan Kementerian ESDM, pemerintah daerah, hingga para tenaga kesehatan di lapangan dalam mendukung kebangkitan masyarakat Flores.

Dalam pelaksanaannya, PLN bersama anak usahanya, PLN Nusa Daya, mengawal ketat seluruh rangkaian distribusi—mulai dari supervisi teknis, perakitan, pengujian kelayakan, hingga penyaluran ke setiap titik faskes.

Manager PLN UP3 Flores Bagian Barat, Eki Putra, menambahkan bahwa tantangan geografis Flores yang berbukit dan berjarak jauh tidak menyurutkan komitmen tim di lapangan.

“Tim kami memastikan setiap unit genset terpasang aman dan terhubung sesuai standar instalasi faskes. Dengan demikian, peralatan medis siap digunakan kapan saja saat dibutuhkan,” jelas Eki.

Dukungan kelistrikan cadangan ini memberikan rasa tenang bagi para tenaga kesehatan yang bertugas. Kepala Puskesmas Dona di Kabupaten Ngada, Itha Roja, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian ESDM dan PLN.

“Pelayanan medis sangat bergantung pada kepastian daya listrik. Kehadiran genset ini membuat kami jauh lebih tenang dan fokus melayani masyarakat tanpa khawatir gangguan pasokan daya,” kata Itha.

Melalui kolaborasi erat ini, penguatan keandalan listrik di fasilitas kesehatan diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat Flores pascabencana. (*PLN/NA)

Pos terkait