NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Dalam rangka untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang gencar dan aktif melakukan program pemberdayaan masyarakat.
Dalam pemberdayaan masyarakat Kecamatan Kelapa Lima, menerapkan berbagai program dan rencana strategis.
Saat ditemui Media ini di ruang kerjanya, Jumat (17/Juli/2026), Camat Kelapa Lima, I Wayan Gede Astawa,S.Sos.,MM, mengatakan dalam pemberdayaan masyarakat salah satu yang dilakukan Kecamatan Kelapa Lima yakni peningkatan kapasitas kader Posyandu.

Dirinya menambahkan selain itu dalam pemberdayaan masyarakat Kecamatan Kelapa Lima, juga memberikan konsentrasi dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
“Dalam pemberdayaan masyarakat khususnya para pelaku-pelaku UMKM, kami aktif menggelar pelatihan manajemen kepada mereka. Setalah mendapat bekal kapasitas manajemen para pelaku UMKM, lalu di dorong permodalannya lewat Dana Pemberdayaan Masyarakat (PEM),” jelas I Wayan Gede Astawa.
Di Kecamatan Kelapa Lima khususnya di wilayah Kelurahan Kelapa Lima, dirinya sudah berkoordinasi dengan Lurah untuk membuat sebuah tempat atau central UMKM, tambahnya.
“Terkait rencana ini, saya sudah berkoordinasi dengan Lurah Kelapa Lima, untuk membuat Night Street Food di jalan S.K Lerik Kelapa Lima sebagai wadah UMKM. Kami juga melakukan pendekatan kepada beberapa Bank termasuk Bank BNI untuk mensponsori rencana ini, yang dimana timbal balik nantinya transaksi para pelaku UMKM menggunakan QRIS dan hal ini juga mendukung perkembangan transaksi Digital,” ujar Camat Kelapa Lima I Wayan Gede Astawa.
Jalan S.K Lerick saat malam hari itu sepi dan melalui langkah ini dapat menciptakan geliat ekonomi masyarakat khususnya para pelaku UMKM, tandasnya.
“Saat berada di Night Street Food nantinya para pengunjung juga bisa menikmati beragam kuliner dan pastinya dengan harga yang terjangkau,” tutur I Wayan Gede Astawa.
Tak hanya pada bidang peningkatan kapasitas kader Posyandu dan pengembangan UMKM, dalam menerapkan program pemberdayaan masyarakat Kecamatan Kelapa Lima juga menggandeng pihak ketiga dalam hal ini donatur seperti pengusaha dan pihak perbankan untuk bersama-sama memerangi stunting.
“Kami aktif berkoordinasi dengan setiap Puskesmas yang ada di Kecamatan Lima untuk mengetahui data reels tentang para penderita stunting, yang dimana setelah mendapat data tersebut kami turun langsung menyalurkan bantuan pihak ketiga dalam hal ini donatur yaitu dengan memberikan beragam bantuan pangan bergizi seperti beras, susu, telur dan sebagainya,” jelas I Wayan Gede Astawa.
Tak hanya itu dalam hal memerangi stunting, saat hari raya Idul Adha (hari raya kurban) setiap tahunnya pihaknya juga berkoordinasi dengan pengurus Masjid, dengan memberikan tambahan gizi yakni daging kepada para penderita stunting yang ada di Kecamatan Kelapa Lima. Dalam menerapkan langkah ini pihak Kecamatan Kelapa Lima juga berkoordinasi dengan Puskesmas yang ada di wilayah Kecamatan Kelapa Lima, pungkasnya. (NA)
Penulis + Editor : Nataniel Pekaata





