Bantuan Atensi 2026 Tahap II di Rote Ndao, Kemensos Salurkan Rp375 juta

NTT AKTUAL. BA’A. Penyaluran bantuan dari kementerian sosial melalui Sentra Efata Kupang mencakup penyandang disabilitas, anak, lansia dan kelompok masyarakat yang membutuhkan. Bantuan kementerian sosial (Kemensos) juga menyentuh masyarakat Rote Ndao yang memang menantikan bantuan tersebut.

Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk berlangsung di Lobi Kantor Bupati, Senin, 21 September 2026. Total bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) yang disalurkan mencapai Rp375 juta lebih kepada 46 penerima manfaat.

Bacaan Lainnya

Bantuan meliputi alat bantu dengar senilai Rp204 juta lebih dan alat bantu aksesibilitas Rp111 juta lebih. Selain itu, diberikan juga bantuan pemenuhan hidup layak Rp59 juta lebih.

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk menyampaikan rasa syukur dan berterima kasih atas dukungan Kementerian Sosial. “Saya harap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dan memberikan manfaat nyata bagi para penerima,” ujar Bupati Paulus.

Sementara itu, Analis SDM Aparatur Ahli Muda Sentra Efata Kupang, Nur Sabrina Umar mengatakan bantuan merupakan bagian dari layanan rehabilitasi sosial.

“Klaster sasaran kita masyarakat yang sudah lanjut usia, anak, kelompok rentan, kemudian penyandang disabilitas,” jelas Nur Sabrina. Ia mengatakan LKS atau lembaga sosial di Rote Ndao juga menjadi bagian dari penerima bantuan.

Nur Sabrina mengatakan bantuan ATENSI tahun 2026 merupakan penyaluran kedua di Rote Ndao. Penyaluran pertama dilakukan pada Mei 2026 dalam rangka Hari Lanjut Usia Nasional.

Sekretaris Dinas Sosial Rote Ndao, Aris Tomasui juga mengatakan bahwa bantuan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat. Menurutnya, bantuan langsung menyentuh kelompok yang membutuhkan dukungan pemerintah.

“Kita melihat bantuan ini menyentuh langsung kalangan lansia, kaum difabel dan anak-anak,” ujar Aris.

Ia menambahkan, bantuan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah menjangkau masyarakat yang selama ini membutuhkan perhatian.
pemerintah daerah akan terus membangun koordinasi dengan Kementerian Sosial. Pemerintah juga menyiapkan data untuk mengusulkan bantuan pemberdayaan bagi masyarakat pada tahap berikutnya.

Menurut Aris, keberhasilan penyaluran bantuan membutuhkan kerja bersama hingga tingkat desa. Pemerintah desa dinilai memiliki peran penting karena mengetahui kondisi dan kebutuhan masyarakat secara langsung. (NA)

Penulis : Fera Ludji

Editor : Nataniel Pekaata 

Pos terkait