Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, DP3A Kota Kupang Gencar Berikan Literasi

NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Sebagai upaya pencegahan tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kupang gencar memberikan literasi dan edukasi kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kupang, dr. Marsiana Y. Halek, kepada Media ini saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (14/September/2026).

Bacaan Lainnya

“Kami gencar memberikan literasi, agar lebih meningkatkan partisipasi aktif masyarakat guna mencegah tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujar Marsiana.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kupang, dr. Marsiana Y. Halek. Dok : Nataniel Pekaata/Nttaktual.net

Dirinya menambahkan terkait sosialisasi literasi dan edukasi kepada masyarakat, DP3A Kota dalam hal ini aktif berkoordinasi dengan tokoh-tokoh agama.

“Selain berkoordinasi dengan tokoh-tokoh agama, DP3A Kota Kupang juga bersinergi dengan sekolah-sekolah, tenaga-tenaga pendidik dan dinas terkait guna memberikan literasi kepada masyarakat dalam rangka upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” tuturnya.

Tidak hanya itu DP3A Kota Kupang juga berkoordinasi dengan Kecamatan dan Kelurahan.

“Di Kecamatan dan Kelurahan tersebut bertujuan untuk lebih mengoptimalkan peran Satuan Tugas (Satgas) pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang ada di tengah-tengah masyarakat,” jelas Marsiana.

Di era digital saat ini, dalam hal memberikan literasi kepada masyarakat guna mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak, DP3A Kota Kupang juga gencar melakukannya melalui media sosial (medsos), tambahnya

“Kami sering membagikan literasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak kepada masyarakat melalui Instagram, Facebook, guna dapat lebih menjangkau semua lapisan masyarakat,” ucap Marsiana.

Dirinya mengharapkan dengan literasi yang gencar diberikan, masyarakat dapat lebih meningkatkan partisipasi aktif guna bersama-sama mencegah tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Mari bersama cegah Kekerasan terhadap anak karena merekalah generasi penerus bangsa dan daerah,” pungkasnya. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata

Pos terkait