NTT AKTUAL. DENPASAR. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat bahwa perkembangan pasar modal di Provinsi NTT pada Februari 2026 tumbuh positif. Hal ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan dan literasi investasi masyarakat serta potensi pasar modal dalam mendukung kemandirian finansial dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal tersebut disampaikan Kepala OJK Provinsi NTT Yan Jimmy Hendrik Simarmata, dalam kegiatan Media Gathering bersama Wartawan bertempat di Yellow Hotel Kuta Bali, Senin (27/April/2026).
Dirinya menambahkan OJK terus melakukan berbagai langkah guna meningkatkan literasi keuangan di Provinsi NTT.
“Edukasi dan Literasi Keuangan oleh kantor OJK NTT pada Triwulan I Tahun 2026 meliputi penyelenggaraan kegiatan edukasi dan Literasi sebanyak 14 kegiatan dan melibatkan sebanyak 1.906 peserta di enam Kabupaten/Kota di NTT,” ujar Yan Jimmy Hendrik.
Tidak hanya itu edukasi dan literasi keuangan di NTT juga gencar dilakukan oleh PUJK, dimana pada Triwulan I Tahun 2026 ada sebanyak 1.251 kegiatan yang diselenggarakan dan diikuti 11.303 peserta dan kegiatan-kegiatan ini berlangsung di 22 Kabupaten/Kota di NTT, jelasnya.
Pada kesempatan ini dirinya juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap penipuan pinjaman online, judi online.
“Kepada masyarakat saya menghimbau agar jangan mudah percaya dengan tawaran pinjaman online dan harus selalu waspada terhadap tawaran investasi guna menghindari investasi bodong,” pungkasnya. (*/NA)
Penulis + Editor : Nataniel Pekaata





