NTT AKTUAL. KOTA KUPANG. Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kota Kupang memberikan apresiasi dalam bentuk hadiah uang pembinaan dan juga piagam penghargaan kepada empat orang anak (Sekolah Dasar) peraih juara lomba Abacus Internasional. Hadiah dan piagam penghargaan ini diserahkan oleh Wali Kota Kupang dan Wakil Wali Kota Kupang, bertempat di Ruang Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Rabu (19/Maret/2025).
Empat orang anak ini adalah Scarlett Damyati Trins Fanggidae siswi kelas IV dari Excellent Spirit Christian School Kupang (juara II), Novantri Maharani Rambu Day Tonael siswi kelas III SD Negeri Kuasaet Kecamatan Maulafa Kota Kupang (juara III), Gilbert Arnolus Julius Mooy siswa kelas V dari Montesory School Kupang (juara IV), Efrant Elajaro Archerio Jusuf Siswa kelas IV SD Kristen Hosana Kupang (juara V).
Dalam acara penyerahan penghargaan ini selain di hadiri Wali Kota Kupang dan Wakil Wali Kota Kupang, turut pula di hadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, guru dan orang tua para siswa/siswi penerima penghargaan.
Pada kesempatan ini, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo mengatakan semua keberhasilan ini tidak terlepas dari guru-guru hebat dan profesional yang ada di Kota Kupang dan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul di Kota Kupang guru adalah salah satu harapan nya.
“Bagi anak-anak yang telah meraih juara abacus internasional ini pastinya menjadi generasi masa depan kota Kupang kedepannya, oleh karena itu jangan berhenti disini saja dan teruslah melangkah,” ujar Wali Kota.
Dirinya menambahkan setelah penyerahan hadiah ini, dia dan Wakil Wali Kota siap memberikan bonus lewat dana pribadi bagi para juara abacus ini, sebagai bentuk apresiasi.
Wali Kota Kupang, pada kegiatan ini juga sempat melakukan obrolan singkat dan menanyakan cita-cita mereka (anak-anak peraih juara abacus internasional). “Saya memberikan pesan kepada anak-anak untuk terus menggapai mimpi dan cita-cita nya,” tutur Wali Kota.
Selain itu dirinya berpesan juga terkait kebersihan dan persolan sampah di Kota Kupang, bahwa sampah tidak hanya menjadi konsentrasi pemerintah sendiri dan itu membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat pula, jelasnya.
“Kami juga sudah menyusun Road Map untuk kontainer sampah bisa aktif kembali, untuk itu kami membutuhkan kesadaran masyarakat sebagai bentuk kolaborasi guna meningkatkan kualitas kebersihan di Kota Kupang,” tandas Wali Kota.
Dikesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Kupang Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc mengatakan dirinya memberikan apresiasi bagi anak-anak yang mendapatkan juara dan semoga semangat ini bisa juga dilakukan oleh para siswa-siswi sekolah lain.
“Tetap terus belajar untuk menggapai cita-cita nya, dan yang terpenting yakni tetap rendah hati,” ungkapnya.
Senada dengan Wali Kota Kupang, dirinya mengatakan terkait masalah pengelolaan sampah juga menjadi fokus kerja dirinya bersama Wali Kota Kupang. “Masalah pengelolaan sampah untuk menjadi lebih baik itu juga menjadi fokus bagi saya dan bapak Wali Kota,” kata Wakil Wali Kota.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si mengatakan empat orang anak peraih juara Abacus ini merupakan anak-anak unggul di bidang matematika, yang dimana tidak hanya menorehkan prestasi di tingkat lokal saja tetapi bisa hingga ditingkat internasional.
“Lomba Abacus Internasional ini dilakukan secara daring (Dalam Jaringan/Online) dan anak-anak tersebut selalu aktif mengikutinya dan mengerjakan dengan baik setiap tugas diberikan, sehingga pada akhirnya bisa memperoleh prestasi gemilang ini,” ungkapnya.
Dirinya mengharapkan agar para guru dan orang tua siswa/siswi tersebut dapat terus mendampingi dan mendidik anak-anak, agar pada akhirnya mereka dapat berhasil meraih cita-cita dan mimpinya, pungkasnya.
Untuk diketahui anak-anak peraih juara Abacus Internasional memperoleh hadiah uang sebagai berikut :
- Juara II, Enam juta Rupiah.
- Juara III, Lima Juta Rupiah
- Juara IV, Empat juta Rupiah
- Juara V, Tiga juta Rupiah. (NA)
Penulis + Editor : Nataniel Pekaata





