Lakukan Pemeliharaan Berkelanjutan di GI Ende, PLN Wujudkan Komitmen Menerangi Negeri

Tim HAR ULTG Flores Timur PLN saat tengah melaksanakan pekerjaan pembersihan isolator pada Bay (Jurusan) Ropa di Gardu Induk (GI) Ende demi menjaga keandalan penyaluran tenaga listrik

NTT AKTUAL. ENDE. Dalam Semangat peringatan Hari Kesaktian Pancasila dan untuk menjaga keandalan pasokan listrik di pulau Flores , PT PLN (Persero) melalui Tim Pemeliharaan Harian (HAR) Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Flores Timur melaksanakan pemeliharaan dan pembersihan isolator pada Bay(jurusan) Ropa di Gardu Induk (GI) Ende pada Kamis (08/Oktober/2026).

Pembersihan isolator merupakan salah satu kunci utama pemeliharaan gardu induk. Sebagai pemisah elektrik antara komponen bertegangan dan struktur penyangga, isolator rentan terhadap penumpukan debu, kotoran, maupun kontaminan lingkungan yang—bila bercampur dengan kelembapan—dapat menurunkan kemampuan isolasi dan berpotensi memicu gangguan sistem.

Tim HAR ULTG Flores Timur PLN saat tengah melaksanakan pekerjaan pembersihan isolator pada Bay (Jurusan) Ropa di Gardu Induk (GI) Ende demi menjaga keandalan penyaluran tenaga listrik

Oleh karena itu, Tim HAR ULTG Flores Timur menerjunkan personel berkompetensi tinggi untuk membersihkan seluruh bagian isolator Bay Ropa GI Ende. Pekerjaan berisiko tinggi ini dilaksanakan dengan kepatuhan penuh terhadap standar Prosedur Operasional Standar (SOP) serta penerapan Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang ketat. Mulai dari kesiapan fisik dan mental personel, kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD), hingga koordinasi terukur, seluruh tahapan dipastikan berjalan aman dan terkendali.

Manager ULTG Flores Timur, Bayu Kurniawan, menegaskan bahwa pemeliharaan berkala merupakan upaya preventif yang amat krusial untuk menjaga performa alat sesuai standar operasinya.

“Pembersihan isolator ini adalah langkah penting untuk menjaga performa peralatan tetap optimal. Melalui pemeliharaan yang terencana dan rutin, kami berupaya meminimalkan risiko gangguan serta memperpanjang usia pakai komponen transmisi. Kami berkomitmen memastikan seluruh aset kelistrikan senantiasa berada dalam kondisi prima,” ujar Bayu.

Bayu menambahkan, ukuran keberhasilan pemeliharaan tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan teknis, tetapi juga dari tingkat kedisiplinan tim dalam mengutamakan keselamatan jiwa.

“Keselamatan personel adalah prioritas tertinggi. Dengan perencanaan matang, koordinasi yang solid, serta kepatuhan K3, kami optimis seluruh proses pemeliharaan berjalan lancar dan memberikan kontribusi nyata bagi keandalan sistem kelistrikan di wilayah ini,” tambahnya.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menyampaikan bahwa keandalan pasokan listrik adalah wujud nyata hadirnya negara di tengah masyarakat yang selaras dengan nilai-nilai luhur Pancasila.

“Semangat Hari Kesaktian Pancasila menjadi pengingat bagi seluruh insan PLN untuk terus memberikan karya terbaik bagi bangsa. Pemeliharaan infrastruktur kelistrikan oleh rekan-rekan di lapangan bukan sekadar rutinitas teknis, melainkan wujud perjuangan nyata dalam menerangi negeri. Melalui listrik yang andal, PLN hadir mendorong roda perekonomian dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di Nusa Tenggara Timur,” ungkap F. Eko Sulistyono.

Melalui pemeliharaan yang terencana, kompetensi personel yang tangguh, serta budaya K3 yang membudaya, PLN terus berkomitmen menjaga keandalan infrastruktur ketenagalistrikan demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*PLN)

Pos terkait