NTT AKTUAL. KUPANG. Menyambut Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) NTT memperkuat keandalan sistem kelistrikan daerah. Langkah ini diwujudkan melalui penyempurnaan teknologi Adaptive Defense Scheme (ADS) di Gardu Induk (GI) Bolok pada Selasa (04/Agustus/2026).
Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan perayaan, mulai dari upacara kenegaraan hingga khidmatnya aktivitas masyarakat pada 17 Agustus mendatang, dapat berlangsung lancar dengan pasokan listrik yang aman, stabil, dan bebas gangguan.

Sebagai bentuk penguatan sistem otomasi, PLN menambahkan trigger dari Inter Bus Transformer (IBT) 70 kV pada Skema 5 ADS. Penambahan ini memungkinkan sistem merespons potensi gangguan di GI Bolok secara otomatis dan lebih presisi, sehingga risiko perluasan pemadaman dapat dicegah sejak dini.
Di saat yang sama, Tim Fasilitas Operasi UP2B NTT juga menuntaskan penataan ulang jalur kabel (wiring target trip) pada kubikel Penyulang Air Cina. Pembaruan ini mengoptimalkan fungsi pelepasan beban otomatis saat terjadi transfer daya dari sistem 70 kV ke 150 kV, menjadikan jaringan kelistrikan NTT jauh lebih fleksibel dan tangguh dalam merespons dinamika beban.
Manager PLN UP2B NTT, Resa Rediansyah, menegaskan bahwa momentum Hari Kemerdekaan merupakan salah satu periode prioritas tertinggi dalam pengamanan pasokan listrik.
“Penyempurnaan Adaptive Defense Scheme ini merupakan langkah konkret PLN dalam memitigasi potensi gangguan menjelang HUT ke-81 RI. Dengan integrasi trigger IBT 70 kV, sistem pertahanan kelistrikan kita kini bergerak lebih adaptif. Harapan kami, masyarakat Nusa Tenggara Timur dapat merayakan Hari Kemerdekaan dengan tenang, nyaman, dan penuh sukacita tanpa khawatir akan gangguan listrik,” tutur Resa.
Ia menambahkan, modernisasi teknologi proteksi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PLN dalam menghadirkan keandalan transmisi yang semakin solid di wilayah NTT.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menyampaikan bahwa keandalan listrik adalah bentuk tulus pelayanan PLN dalam mengawal agenda besar nasional.
“Hari Kemerdekaan adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Tugas kami di PLN adalah memastikan seluruh upacara kenegaraan, kegiatan pemerintah, hingga kemeriahan pesta rakyat di pelosok NTT berjalan terang tanpa kedip. Penguatan sistem, kesiapan personel di lapangan, hingga optimalisasi teknologi proteksi ini adalah wujud nyata komitmen PLN untuk selalu hadir membawa terang dan kenyamanan bagi masyarakat,” tegas Eko.
Melalui perpaduan teknologi pertahanan adaptif, kesiapan infrastruktur, dan dedikasi penuh personel di lapangan, PLN UIW NTT siap mengawal keandalan listrik guna mendukung kesuksesan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di seluruh pelosok Nusa Tenggara Timur. (*PLN/NA)





