PLN Pastikan Keandalan Listrik Selama Pelaksanaan Jambore PART GMIT 2026

Manager PLN ULP dan im siaga PLN Kefamenanu (kedua dari kanan) bersama tim siaga pada kegiatan jambore PART GMIT tahun 2026 di Kefamenanu-TTU

NTT AKTUAL. KEFAMENANU. PT PLN (Persero) memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan Jambore Pelayanan Anak, Remaja, dan Taruna (PART) GMIT 2026 yang berlangsung di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, pada 29 Juni hingga 4 Juli 2026. Melalui PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kefamenanu, perusahaan menyiagakan personel, peralatan, dan sumber listrik cadangan guna menjamin seluruh rangkaian kegiatan ribuan peserta jambore berlangsung aman, lancar, dan tanpa gangguan kelistrikan.

Jambore PART GMIT merupakan pertemuan raya empat tahunan yang diselenggarakan oleh Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT). Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan iman, pengembangan karakter, serta mempererat persaudaraan bagi anak-anak, remaja, dan taruna dari berbagai klasis di wilayah pelayanan GMIT.

Bacaan Lainnya
Manager PLN ULP dan im siaga PLN Kefamenanu (kedua dari kanan) bersama tim siaga pada kegiatan jambore PART GMIT tahun 2026 di Kefamenanu-TTU

Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran kegiatan tersebut, PLN ULP Kefamenanu menerapkan skema pengamanan kelistrikan secara berlapis. Tim siaga ditempatkan di lokasi kegiatan selama 24 jam dengan dukungan personel, peralatan operasional, serta sumber pasokan listrik cadangan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan.

Ketua Panitia Jambore PART GMIT 2026, Pdt. Angkol Tangwal, M.Th., menyampaikan apresiasi atas komitmen PLN dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan jambore.

“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi dukungan luar biasa dari PLN. Kehadiran listrik yang andal menjadi faktor penting agar seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari ibadah, pembelajaran, hingga aktivitas peserta dapat berlangsung dengan nyaman. Sinergi ini menjadi bukti nyata kepedulian PLN terhadap pembinaan generasi muda di Nusa Tenggara Timur,” ujar Pdt. Angkol.

Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kefamenanu, Anak Agung Ngurah Maha Adisurya, menjelaskan bahwa PLN telah menyiapkan seluruh kebutuhan pengamanan kelistrikan sejak sebelum kegiatan dimulai.

“Kami berkomitmen penuh menjaga keandalan pasokan listrik selama Jambore PART GMIT 2026 berlangsung. Untuk itu, kami menyiagakan 10 personel yang bertugas secara bergantian selama kegiatan berlangsung. Selain mengandalkan sistem kelistrikan utama, kami juga menyiapkan dua unit genset berkapasitas 7,5 kVA dan 9,5 kVA sebagai sumber listrik cadangan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan. Seluruh personel juga terus melakukan pemantauan sistem secara berkala agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi dengan cepat,” jelas Anak Agung.

Sementara itu, Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kupang, Nikols Denis Adrian, menegaskan bahwa pengamanan pasokan listrik pada kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Jambore PART GMIT merupakan agenda besar yang memiliki makna penting bagi pembinaan karakter generasi muda di Nusa Tenggara Timur. PLN memastikan seluruh sistem kelistrikan, baik dari sisi jaringan distribusi maupun kesiapan personel di lapangan, berada dalam kondisi optimal. Kami terus berkoordinasi dengan panitia agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan tanpa kendala dari sisi kelistrikan,” ujarnya.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menambahkan bahwa kehadiran PLN dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan untuk mendukung berbagai aktivitas masyarakat melalui penyediaan listrik yang andal.

“Listrik yang andal tidak hanya mendukung aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi kegiatan sosial, pendidikan, dan pembinaan karakter generasi muda. Melalui kesiapsiagaan penuh selama Jambore PART GMIT 2026, PLN ingin memastikan setiap peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan nyaman tanpa terganggu oleh kendala kelistrikan. Kami akan terus menghadirkan layanan terbaik agar listrik senantiasa menjadi energi yang menggerakkan kehidupan dan memperkuat kebersamaan masyarakat di Nusa Tenggara Timur,” ungkap Eko.

Melalui kesiapsiagaan personel dan sistem kelistrikan yang optimal, PLN berkomitmen mengawal suksesnya penyelenggaraan Jambore PART GMIT 2026 hingga kegiatan berakhir. Dukungan ini menjadi bagian dari peran PLN dalam menghadirkan listrik yang andal untuk mendukung setiap momentum penting masyarakat, sekaligus memastikan terang terus menyertai lahirnya generasi muda Nusa Tenggara Timur yang berkarakter, beriman, dan siap membangun masa depan. (*PLN/NA)

Pos terkait