NTT AKTUAL. KUPANG. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Kupang melalui Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Kupang bergerak cepat menindaklanjuti temuan anomali pada isolator dan stringset berkarat di Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Panaf–Bolok Tower 05 Line #2. Pekerjaan penggantian peralatan dilaksanakan pada Senin (22/Juni/2026).
Hal ini sebagai langkah preventif untuk menjaga keandalan sistem transmisi dan memastikan pasokan listrik kepada masyarakat dipulau Timor tetap aman, andal, dan berkelanjutan.

Kegiatan pemeliharaan diawali dengan briefing keselamatan kerja guna memastikan seluruh personel memahami prosedur kerja, potensi risiko, serta langkah mitigasi yang harus diterapkan selama pekerjaan berlangsung. Setelah dilakukan pembebasan tegangan pada jalur transmisi Panaf–Bolok, tim melaksanakan pengecekan tegangan menggunakan voltage detector dan pemasangan grounding lokal sebagai bagian dari penerapan standar keselamatan ketenagalistrikan.
Pada tahap pelaksanaan, Tim Pemeliharaan ULTG Kupang melakukan penggantian isolator yang mengalami anomali akibat kondisi stringset yang telah mengalami korosi. Tindakan ini dilakukan untuk mengembalikan kondisi peralatan sesuai standar operasional sekaligus mencegah potensi gangguan yang dapat memengaruhi keandalan jaringan transmisi di kemudian hari.
Personel pelaksana yang terlibat langsung dalam pekerjaan, Glenn Enro Messakh, mengatakan bahwa seluruh tahapan penggantian isolator dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja dan kualitas pelaksanaan.
“Kami memastikan setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai prosedur kerja dan standar keselamatan yang berlaku. Meskipun pekerjaan dilakukan di lingkungan transmisi dengan tingkat risiko yang tinggi, koordinasi tim yang baik serta persiapan yang matang menjadi kunci sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan aman, efektif, dan sesuai target,” ungkap Glenn.
Setelah proses penggantian selesai, tim melaksanakan pelepasan grounding lokal, pemeriksaan akhir (final check), serta briefing penutupan pekerjaan sebelum dilakukan penormalan sistem. Seluruh rangkaian pekerjaan berhasil diselesaikan dengan aman tanpa kendala, sehingga sistem transmisi kembali beroperasi normal.
Manager PLN ULTG Kupang, Patricko Valentino Radjah, menjelaskan bahwa respons cepat terhadap setiap temuan anomali merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga performa aset transmisi dan keandalan pasokan listrik.
“Keandalan sistem transmisi tidak terlepas dari konsistensi pemeliharaan yang dilakukan secara tepat waktu dan berkualitas. Setiap temuan anomali harus ditindaklanjuti dengan cepat agar aset tetap beroperasi optimal dan mampu mendukung kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat,” ujar Patricko.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, mengapresiasi respons cepat yang dilakukan oleh tim di lapangan sebagai bentuk nyata komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah NTT.
“Keandalan listrik yang dirasakan masyarakat hari ini merupakan hasil dari kerja keras dan kewaspadaan seluruh insan PLN dalam menjaga aset ketenagalistrikan. Setiap temuan sekecil apa pun harus segera ditindaklanjuti agar tidak berkembang menjadi gangguan yang berdampak pada pelanggan. Kami terus mendorong budaya kerja yang mengutamakan keselamatan, profesionalisme, dan respons cepat demi menghadirkan layanan kelistrikan yang andal bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur,” ujar Eko.
Melalui kegiatan pemeliharaan ini, PLN kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan infrastruktur ketenagalistrikan melalui pemeliharaan yang terencana, responsif, dan berorientasi pada peningkatan kinerja aset. Dengan dukungan personel yang kompeten serta budaya keselamatan kerja yang kuat, PLN akan terus memastikan seluruh aset transmisi beroperasi secara optimal guna menghadirkan pasokan listrik yang andal, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur. (*PLN/NA)





