RUPS Bank NTT Hasilkan Keputusan Strategis, Gubernur NTT Optimis Pelayanan Lebih Optimal

Gubernur NTT saat menyampaikan hasil RUPS Bank NTT, Minggu (24/Mei/2026). Dok : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

NTT AKTUAL. KUPANG. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank NTT Tahun Buku 2025 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank NTT Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Fernandes Kantor Gubernur NTT pada Senin (25/Mei/2026) menghasilkan sejumlah keputusan strategis.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena pada press conference bersama Wartawan usai kegiatan RUPS dan RUPS LB Bank NTT mengatakan dalam RUPS Bank NTT Tahun Buku 2025 dirinya dan Bupati/Walikota selaku pemegang saham serta perwakilan dari Bank Jatim sudah mengecek kinerja Bank NTT dan diputuskan menerima laporan pertanggungjawaban dari Direksi dan Komisaris Bank NTT.

Bacaan Lainnya

“Selain itu hal lain yang diputuskan oleh para pemegang saham dalam RUPS hari ini adalah deviden sampai dengan tahun 2025. Dalam RUPS ini juga disepakati bahwa Direksi Bank NTT serta komisaris menyetujui untuk mendukung program prioritas pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se NTT,” ujar Gubernur Melki.

Gubernur NTT saat menyampaikan hasil RUPS Bank NTT, Minggu (24/Mei/2026). Dok : Nataniel Pekaata/NTT AKTUAL

Dirinya menambahkan dialog yang berlangsung dalam RUPS ini sangat baik, dan para pemegang saham mengecek betul masing-masing parameter dari Bank NTT baik dari segi aset, pengembangan bisnis dan sejumlah parameter lainnya.

“Sementara dalam RUPS LB Bank NTT Tahun 2026 tadi, kami menyepakati untuk menyesuaikan dengan rekomendasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yakni pertama menyesuaikan dari sisi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) sesuai dengan rekomendasi OJK, dimana sebelumnya diputuskan tujuh direksi, lima komisaris, saat ini menjadi lima direksi, tiga komisaris,” ucap Melki.

Keputusan lainnya dalam RUPS LB Tahun 2026 yaitu Direktur Kepatuhan yang selama ini dipegang Christofel Adoe diganti oleh Revi Adiana Silawati dari Bank Jatim.

“Direktur Kepatuhan sebelumnya pak Christofel Adoe telah diberhentikan dalam RUPS LB Bank NTT Tahun 2026, dan kami sudah menerima surat dari OJK bahwa sudah lulus yakni ibu Revi Adiana Silawati dari Bank Jatim dan dalam RUPS LB sudah disetujui bahwa ibu Revi Adiana Silawati mengantikan pak Christofel Adoe menjadi Direktur Kepatuhan Bank NTT. Pelantikan Direktur Kepatuhan rencananya akan berlangsung pada hari Selasa 26 Mei 2026 jam 3 sore,” jelasnya.

Keputusan lain dalam RUPS LB Tahun 2026 yakni mengusulkan Rita Wuisan sebagai calon komisaris independen Bank NTT ke OJK, guna melengkapi tiga komisaris independen dari Bank NTT.

“Kami juga sudah menyepakati bahwa untuk perubahan Bank NTT menjadi Perseroda dari PT Bank NTT, sesuai aturan Kemendagri. Perubahan ini juga sudah kami konsultasikan dengan DPRD Provinsi NTT,” lanjutnya.

Pada kesempatan ini dirinya juga menyampaikan sudah disepakati ada penambahan modal yakni dari Kabupaten Malaka 5 Miliar, Kabupaten Alor 3 Miliar dan Pemerintah Provinsi NTT 30 Miliar.

Dirinya merasa optimis bahwa perkembangan Bank NTT akan jauh lebih baik kedepannya. Semua kepala daerah juga sudah berkomitmen untuk bersama-sama membesarkan Bank NTT agar pada akhirnya Bank NTT dapat lebih berkontribusi memberikan pelayanan kepada masyarakat, jelas Melki.

“Untuk masyarakat juga sudah bisa menikmati layanan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank NTT. Jumlah KUR nya mencapai 350 Miliar dan KUR ini terbagi dalam dua kategori yakni KUR untuk pekerja Migran 50 Miliar dan KUR untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) produktif 300 Miliar. Jadi bagi masyarakat yang berminat untuk mengambil KUR bisa berkomunikasi lebih lanjut dengan Bank NTT,” pungkasnya. (NA)

Penulis + Editor : Nataniel Pekaata 

Pos terkait