NTT AKTUAL. KUPANG. SMA Tunas Harapan Kupang menyelenggarakan Ibadah Syukur dan acara perpisahan bersama siswa-siswi SMA Tunas Harapan Kupang kelas XII tahun ajaran 2023-2024 yang telah lulus. Ibadah syukur dan acara perpisahan ini berlangsung di SMA Tunas Harapan Kupang cabang Penfui Timur, Rabu (08/05/2024).
Pelajar SMA Tunas Harapan Kupang yang berhasil memperoleh kelulusan 100 persen ini berjumlah sebanyak 50 orang pelajar, dimana tersebar di SMA Tunas Harapan Kupang cabang Penfui Timur dan Manutapen Kota Kupang. Lulusan SMA Tunas Harapan Kupang cabang Penfui Timur berjumlah 18 orang dan sekolah induk SMA Tunas Harapan Kupang Manutapen sebanyak 32 orang.
Dalam ibadah syukur dan acara perpisahan ini dihadiri Ketua Yayasan SMA Tunas Harapan Kupang, Kepala Desa Penfui Timur, tokoh agama, tokoh masyarakat serta guru dan tenaga pengajar SMA Tunas Harapan Kupang.

Ketua Yayasan SMA Tunas Harapan Kupang, Yonisius Nenabu, S.Pd, Gr dalam sambutannya pada acara perpisahan ini mengatakan terimakasih untuk dukungan Pemerintah Provinsi NTT, kepala desa Penfui timur dan jajaran serta tokoh masyarakat yang selalu mendukung SMA Tunas harapan Kupang.
“Saya meminta agar dukungan dari pemerintah dan masyarakat dapat terus diberikan kepada SMA Tunas Harapan Kupang ke depannya,” ungkapnya.

Kepada anak-anak yang sudah lulus yang mau kuliah dan ambil FKIP dirinya berjanji untuk setelah selesai studinya mereka dipastikan tanpa harus melamar bisa menjadi guru atau tenaga pengajar di SMA Tunas Harapan Kupang karena mereka pencetus dan alumni. “Terimakasih kepada para guru yang selalu semangat mengajar dan membimbing anak-anak hingga mereka bisa berhasil lulus dengan baik. Dirinya ingin para pelajar dan guru yang ada di SMA Tunas harapan Kupang untuk aktif melakukan ibadah rohani setiap minggunya di sekolah,” kata Yonisius.
Terimakasih kepada para orang tua siswa dan siswi SMA Tunas Harapan Kupang yang juga selalu aktif mendukung anak-anak mereka menjalani jenjang pendidikan di SMA Tunas Harapan Kupang.
Dikesempatan yang sama Kepala Desa Penfui Timur, Zem Tafoki, S.Pd.K, mengatakan untuk siswa yang lulus dirinya berpesan hanya dengan pendidikan lah orang dapat lebih mengenal eksistensi dirinya.
“Pendidikan yang membuat memanusiakan orang dan terimakasih kalian sudah menghargai guru karena guru selalu membentuk kita untuk menjadi orang-orang yang cerdas dan berguna bagi bangsa dan negara. Pendidikan adalah dasar untuk membentuk orang menjadi pribadi dengan karakter yang lebih baik,” ungkap Zem.
Zaman sekarang di era digital dirinya meminta agar para lulusan SMA Tunas Harapan Kupang untuk selalu dapat memfilter atau menyaring maraknya teknologi digital dengan baik, dan belajar dengan baik setelah lulus agar nantinya dapat berbakti kepada daerah.
Dirinya pada kesempatan ini berpesan kepada para pelajar yang masuk kelas X dan XI untuk menjalani jenjang pendidikan dengan baik agar nantinya juga bisa menuai kelulusan seperti para senior nya yang sudah lulus hari ini.
Salah seorang orang tua siswa, yang mewakili para orang tua pelajar yang lulus, Imanuel Timuneno mengatakan terimakasih kepada para guru yang sudah membimbing anak-anak hingga mereka bisa lulus dari jenjang pendidikan SMA.
“Kita bersyukur kepada Tuhan karena melalui Ketua yayasan, kepala sekolah dan guru di SMA Tunas Harapan Kupang sehingga hari ini kita bisa bersama-sama bersukacita dalam momentum syukuran kelulusan hari ini,” ujar Imanuel.
Dirinya juga berterimakasih atas dukungan masyarakat dan pemerintah desa Penfui Timur yang selalu mendukung SMA Tunas Harapan Kupang dan memberikan keadaan yang selalu kondusif hingga anak-anak juga bisa menjalani aktivitas belajar mengajar dengan rasa nyaman.
“Kepada anak-anak yang sudah lulus terus semangat dan berjuang karena kelulusan SMA bukan akhir dari sebuah proses masa depan, teruslah berjuang untuk menggapai cita-cita kalian,” pesannya.
Salah seorang siswi lulusan SMA Tunas Harapan Kupang cabang Penfui Timur, Berty Erlin Runesi mengatakan dirinya berterima kasih kepada para guru yang sudah mendidik dirinya bersama teman-teman kelas XII selama tiga tahun dan berkat didikan ini dirinya bersama teman-teman bisa lulus 100 persen.
“Terimakasih juga kepada orang tua yang sudah menemani dan membimbing kami selama ini. Dirinya berencana kedepannya mau melanjutkan kuliah sambil berwirausaha. (NA)
Penulis + Editor : Nataniel Pekaata





